OKEDAILY, JABAR – Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H. meminta secara tegas kepada Kasat Reskrim dan Kapolsek jajaran, bahwa selama pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah ini tidak ada ledakan petasan di wilayahnya.
“Saya sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek jajaran untuk merazia petasan dan menindak para pelakunya,” tegasnya, Jumat (31/03/2023).
Menurutnya, keberadaan petasan merupakan barang berbahaya, dan tentunya akan menggangu ketertiban umum serta kekhusyuan warga masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya juga akan mengkoordinasikan dengan Pemda Kabupaten Sukabumi, untuk dapat mengeluarkan semacam larangannya menyalakan petasan,” ujar mantan Kasubdit 3 Direskrimsus Polda Jabar itu.
Ia juga menyebut, bahwa petasan dapat memicu terjadinya gangguan keamanan seperti tawuran antar kampung, dan juga sangat membahayakan keselamatan baik yang menyalakan petasan maupun orang lain.
Selain fokus dalam menindak peredaran petasan, Kapolres Sukabumi juga menyatakan pihaknya saat ini gencar melaksanakan kegiatan patroli yang ditingkatkan, atau KRYD di seluruh wilayah hukum Polres Sukabumi.
“Sasaran patroli guna mencegah terjadinya tawuran, balap liar dan perang sarung yang sering terjadi pada menjelang buka, selepas shalat Tarawih bahkan menjelang sahur,” paparnya lagi.
Bahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya peredaran makanan kadaluwarsa, ketersediaan stok BBM dan bahan pokok penting (Bapokting) guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang hari raya idul Fitri nanti.
“Dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan kita akan berkolaborasi dengan instansi terkait serta lebih mengefektifkan peran satgas pangan,” tutup Kapolres Sukabumi yang dikenal dengan program AA DEDE CURHAT DONG itu.







![Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyampaikan apresiasi atas capaian proyek strategis Dinas PUPR tahun 2025. Ia menegaskan fungsi pengawasan DPRD tetap menjadi prioritas utama. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_143833-225x129.jpg?v=1785224427)
![Rapat kerja DPRD Kota Denpasar membahas penataan Muara Tukad Rangda. Penataan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan dan pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. ©okedaily.com [Foto: I Gede Tommy Sumertha]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123245-225x129.jpg?v=1785218132)
![Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengusulkan agar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas PUPR melakukan penataan dan normalisasi sungai Tukad Rangda saat Rapat Kerja gabungan antar komisi. ©okedaily.com [Foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123319-225x129.jpg?v=1785218128)




![Petugas Disdukcapil Kecamatan Gayam melakukan perekaman KTP-el di SMA Negeri 1 Gayam. Pelayanan jemput bola ini menyasar siswa yang sudah berusia 17 tahun, agar memiliki identitas kependudukan. ©okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260720_195326-360x200.jpg?v=1784552029)

