Menyayangkan Jawaban Menteri Kominfo, Baha’ur : Johnny G Plate Tidak Layak

- Redaksi

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen BEM PTNU se-Nusantara, Achmad Baha'ur Rifqi. ©okedaily.com/Hainor Rahman

Sekjen BEM PTNU se-Nusantara, Achmad Baha'ur Rifqi. ©okedaily.com/Hainor Rahman

OKEDAILY, JAKARTA Baru-baru ini, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan adanya kebocoran data oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kebocoran data yang terjadi di Indonesia saat ini menjadi perdebatan di kalangan instansi Pemerintah terkait.

Diketahui dalam rapat bersama Komisi I DPR RI, Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019, justru teknis penanganan serangan siber merupakan kewenangan dari Badan Siber Sandi Negara (BSSN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Johnny G. Plate menegaskan bahwa terdapat perbedaan tugas antara kementeriannya dengan BSSN soal menjaga perlindungan data pribadi.

Baca Juga :  KPI Minta TV dan Radio Tutup Ruang Bagi Pelaku KDRT

“Seperti yang diketahui saat ini, Indonesia tengah dihadapkan dengan sejumlah kasus kebocoran data pribadi oleh para peretas. Tidak hanya data masyarakat, dokumen rahasia milik Presiden Joko Widodo saat ini juga diretas oleh hacker,” ujarnya, Senin (12/9).

Salah satu yang menjadi sorotan saat ini adalah kebocoran data 150 juta penduduk RI yang berasal dari database KPU, dan yang terbaru Kementerian Kominfo mengendus adanya dugaan pelanggaran pidana dari kebocoran data SIM Card sebanyak 1,3 miliar.

Masyarakat berbondong-bondong menanyakan hal tersebut kepada Kominfo. Namun, Menteri Kominfo Johnny G. Plate menanggapi hal tersebut, ia justru menyarankan bahwa hal tersebut lebih baik ditanyakan ke BSSN.

Baca Juga :  Peresmian Gedung Baru DPRD Sumenep, Komitmen untuk Meningkatkan Pelayanan Masyarakat

Menanggapi kebocoran data tersebut, Sekretaris BEM PTNU se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi sangat menyayangkan jawaban dari Kementerian Kominfo yang terkesan lepas tangan terhadap kasus kebocoran 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM.

Menurut Baha’ur, Kementerian tersebut jelas-jelas mengeluarkan peraturan bahwa setiap pengguna kartu SIM wajib memberikan informasi kependudukan sebagai syarat menggunakan kartu SIM dan menjamin data yang diberikan aman.

“Sementara institusi yang seharusnya bisa menjawab permasalahan ini, malah sibuk menyangkal dan mengatakan bahwa data yang bocor bukan dari institusinya atau dengan kata lain lepas tangan,” tukasnya, Selasa (13/9).

Baca Juga :  Dihajar Tiga Orang, Ketua KNPI Haris Pertama Babak Belur

Baha’ur menegaskan dengan adanya kebocoran data tersebut menunjukkan, bahwa Menteri Kominfo Johnny G. Plate tidak layak menjadi Menteri karena tidak bisa memberi rasa aman terhadap masyarakat.

Kendati demikian, BEM PTNU se-Nusantara akan melakukan Konsolidasi Nasional sebagai upaya mengawal kasus ini.

“Kami berharap kepada Presiden Joko Widodo agar segera mencopotnya dan mengganti Menteri Kominfo dengan sosok yang lebih berkompeten,” kata Baha’ur.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
Dukungan Pemkab Sumenep Dongkrak Semangat Layanan RSUD Moh Anwar
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Rabu, 8 April 2026 - 13:04 WIB

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights