Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?

- Editorial Team

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Pengambilan BBM jenis Pertalite menggunakan jeriken menjadi sorotan Sulaisi Abdurrazaq, karena menyangkut tata kelola distribusi, keselamatan, dan ketepatan sasaran BBM bersubsidi. ®okedaily.com

Pengambilan BBM jenis Pertalite menggunakan jeriken menjadi sorotan Sulaisi Abdurrazaq, karena menyangkut tata kelola distribusi, keselamatan, dan ketepatan sasaran BBM bersubsidi. ®okedaily.com

“Dari sisi regulasi jelas-jelas bertentangan dengan hukum, tidak boleh. Itu rawan terbakar. Apalagi jeriken itu digunakan untuk mengambil BBM,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus mendorong agar pengawasan terhadap penyaluran BBM di tingkat SPBU tidak hanya berorientasi pada ketersediaan stok, tetapi juga memperhatikan tata cara pengisian, penggunaan wadah, serta siapa saja yang menerima BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Polemik Himbauan Penjor oleh PLN, Tommy Sumertha DPRD Denpasar Dorong Penataan Utilitas Kota Secara Terintegrasi

Kendaraan Pribadi Juga Dipertanyakan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sorotan Sulaisi semakin mengarah pada penggunaan kendaraan pribadi untuk mengangkut BBM bersubsidi dalam jeriken.

Ia mempertanyakan alasan kendaraan seperti mobil Avanza digunakan untuk mengambil BBM bersubsidi menggunakan jeriken.

“Apalagi yang mengambil pakai mobil, misalnya seperti mobil Avanza. Itu kan berarti menandakan dia bukan dari kelompok orang kecil,” ungkapnya.

Baca Juga :  Majulah Pers Indonesia, SWI Akan Gelar Deklarasi dan Rakernas Juli Mendatang

Meski demikian, penggunaan kendaraan pribadi maupun kepemilikan kendaraan tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang melakukan pelanggaran.

Menurut perspektif hukum, dugaan penyimpangan tetap perlu dibuktikan melalui pemeriksaan terhadap fakta, prosedur penyaluran, volume pembelian, identitas pembeli, serta ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

Hajat Hidup Orang Banyak

Sulaisi mengingatkan, bahwa Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat sesuai ketentuan pemerintah.

Oleh karena itu, distribusi di tingkat SPBU harus diawasi agar tidak terjadi praktik yang berpotensi mengurangi akses masyarakat terhadap BBM bersubsidi.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa
MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB