Prof Kuru : Pemenuhan Hak Minoritas Tunjukkan Agama Berfungsi sebagai Solusi

- Editorial Team

Kamis, 3 November 2022 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Besar Universitas San Diego Amerika Serikat, Prof. Ahmet T Kuru. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]

Guru Besar Universitas San Diego Amerika Serikat, Prof. Ahmet T Kuru. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]

OKEDAILY, BALI Jangankan hak, minoritas kerap kali mengalami diskriminasi dan pengucilan dari mayoritas. Hal demikian terjadi di berbagai tempat dengan faktor yang begitu beragam, baik atas dasar etnis, suku, hingga agama.

Karenanya, Guru Besar Universitas San Diego Amerika Serikat, Prof. Ahmet T Kuru, menegaskan pemenuhan hak-hak bagi masyarakat minoritas merupakan satu hal yang dapat menjadi solusi bagi terwujudnya perdamaian dunia.

“Pemenuhan hak-hak minoritas benar-benar menjanjikan,” katanya saat menjadi pembicara pada sesi panel keempat Forum Agama G20 (Forum R20) di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Badung, Kamis (3/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Belajar dari Diskriminasi di Sokoto Nigeria

Menurutnya, jika hal tersebut bisa dimainkan peranannya oleh agama, berarti agama dapat menunjukkan fungsinya sebagai solusi bagi problem umat manusia, bukan masalah.

Baca Juga :  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

“Ini arah sesungguhnya, agama berfungsi sebagai sumber solusi dan bukan sebagai masalah,” jelas akademisi yang berasal dari Turki itu.

Kuru melihat, bahwa sebetulnya sudah ada upaya untuk mewujudkan hal tersebut, baik dari Yahudi, Islam, ataupun kelompok agama yang lain.

Baca Juga : Sejumlah Tokoh Perempuan Dunia Jadi Pembicara di Forum R20

Hal ini tampak dari presentasi dari setiap narasumber, seperti Rabbi Prof Alan Brill dari Amerika Serikat, Rabbi Prof Silvina Chemen dari Argentina, Uskup Matthew Hassan Kukah dari Nigeria, Elder Gary E Stevenson dari Amerika Serikat, KH. Imam Addaruqutni dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maupun KH. Ulil Abshar Abdallah dari Lakpesdam PBNU.

Baca Juga :  Forum R20, Menag Yaqut Bicara Pancasila dan Keberhasilan Indonesia Hadapi Pandemi

“Panelis memberikan jawaban. Berani dan berwawasan tentang bagaimana mereformasi tradisi Yahudi, (Kristen) Mormon, dan Islam dalam memenuhi hak-hak minoritas,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kuru menegaskan bahwa sikap umat manusia harus memenuhi landasan moral agama. Dengan begitu, ia meyakini diskriminasi dan pemenuhan hak kaum minoritas akan terwujud sehingga semua manusia, apa pun latar belakang agamanya itu setara dalam konteks sebagai warga negara.

Baca Juga : Kyai Afif : NU Bertanggung Jawab Mengawal Perdamaian Dunia

“Sikap religius itu akan membantu kewarganegaraan yang setara,” pungkas pria yang mendapatkan gelar doktor dari Universitas Washington, Amerika Serikat itu. ***

Baca Juga :  Juanda Steril, Penyelundupan Narkotika Lewat Bandara Berhasil Digagalkan

Forum Agama G20 atau R20 digelar PBNU bersama Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 2-3 November 2022.

Ada 338 partisipan yang terkonfirmasi hadir pada perhelatan R20, yang berasal dari 32 negara. Sebanyak 124 berasal dari luar negeri. Forum tersebut menghadirkan 45 pembicara dari lima benua.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Juanda Steril, Penyelundupan Narkotika Lewat Bandara Berhasil Digagalkan
RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker
Kesepakatan Dagang Tanpa Label Halal, Ansor Sumenep Serukan Boikot Produk AS
Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Related News

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Juanda Steril, Penyelundupan Narkotika Lewat Bandara Berhasil Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 23:59 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:56 WIB

Kesepakatan Dagang Tanpa Label Halal, Ansor Sumenep Serukan Boikot Produk AS

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:57 WIB

Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Latest News

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB