Ratusan Masyarakat Pulau Sapudi Serbu Pasar Migor Murah di Gayam

- Redaksi

Sabtu, 5 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pulau Sapudi berbondong-bondong menyerbu Migor murah yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila Kecamatan Gayam. (c)H_Qq

Warga Pulau Sapudi berbondong-bondong menyerbu Migor murah yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila Kecamatan Gayam. (c)H_Qq

SUMENEP – Sejumlah masyarakat Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, serbu pasar minyak goreng (Migor) murah yang diselenggarakan oleh Pemuda Pancasila Gayam, Sabtu (05/02).

Pasar murah tersebut digelar di Halaman Kantor Kewedanan Kecamatan Gayam, yang saat ini di renovasi menjadi Rumah Dinas Wakil Bupati di Kepulauan. Ada sebanyak ratusan orang yang berbondong membeli Migor dengan harga tak seperti biasanya.

Informasi yang di himpun oleh media okedailycom, harga Migor di sejumlah toko Pulau Sapudi disinyalir masih melambung tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski pemerintah sudah menurunkan harga minyak goreng seharga 14.0000/liter, hal itu belum berlaku di Pulau Sapudi. Pasalnya, pasar tradisional di Pulau yang memiliki dua Kecamatan Nonggunong dan Gayam itu, harganya masih dikisaran 19.000-20.000/liter.

Baca Juga :  Polres Ciamis Kembali Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan

Ratusan Masyarakat Pulau Sapudi Serbu Pasar Migor Murah di Gayam

Oleh karenanya, Pemuda Pancasila Kecamatan Gayam hadir memberikan solusi untuk mengadakan pasar Migor murah.

Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Gayam, Fitra Muhammadi mengatakan, pihaknya mengadakan program tersebut sebagai upaya agar masyarakat Sapudi merasakan harga minyak goreng sesuai regulasi pemerintah.

Dia mengaku, ada sejumlah 100 Karton minyak goreng yang dijualnya dengan harga 14.000/liter, sementara bagi yang hendak membelinya hanya diberi batasan maksimal 2 liter tiap orang.

“Kami sediakan 100 karton mas, satu orang maksimal membeli 2 liter, hari ini ada 500 paket yang dijual,” katanya.

Selain itu, Pria yang akrab disapa Dedi itu menjelaskan, melambungnya harga Migor di Pulau Sapudi, lantaran sejumlah pedagang besar belum pernah mendapatkan Migor bersubsidi.

“Makanya banyak pedagang masih menjual tinggi dan belum bisa mengikuti regulasi pemerintah,” imbuhnya.

Selanjutnya, Pengusaha Muda itu mengungkapkan  di Pulau Sapudi hanya sebagian toko saja yang memiliki akses harga Migor bersubsidi, itupun kata dia, stoknya masih terbatas.

“Sepertinya masih saya mas, itupun masih susah barangnya kosong terus,” tandasnya.

Kendari demikian, Dedi berharap agar pemerintah Kabupaten Sumenep, segera memperhatikan masyarakat Kepulauan khususnya di Pulau Sapudi, Sebab menurut dia masyarakat Kepulauan juga memiliki hak yang sama untuk menikmati harga Migor sesuai regulasi.

“Mudah mudahan dengan adanya gerakan ini pemerintah juga memperhatikan, agar  pedagang lainnya juga bisa memiliki akses terhadap minyak bersubsidi,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Gayam, melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Gayam, Nanang Ari Susanto, sangat mengapresiasi terhadap gerakan yang di lakukan oleh Pemuda Pancasila. Sebab Menurut Nanang, dengan adanya program tersebut masyarakat merasa terbantukan.

“Harapannya nanti ada lagi, karena kita tau harga Migor disini masih kisaran 20 ribuan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga tetap akan mendukung dan membantu upaya terbaik untuk masyarakat Pulau Sapudi, baik dari pihak manapun, karena menurutnya, kondisi pandemi covid19 membuat ekonomi masyarakat semakin susah.

“Kalau memang ada kegiatan seperti itu, kami dukung agar masyarakat benar-benar terbantukan, apalagi sekarang pandemi covid-19, kondisi ekonomi masyarakat semakin susah,” pungkasnya.

Turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan pasar Migor murah tersebut, Forum pimpinan Kecamatan Gayam dan Anggota Koramil 0827/20 Sapudi.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya
Bupati Wongsojudo: Menjaga Gamelan dan Topeng Sumenep dari Kepunahan
MWC NU Bangsalsari Sukses Gelar Resepsi Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah
Dorong Peningkatan Taraf Ekonomi, Empat Sekawan Mulia Salurkan Ratusan Bibit Durian
Kapolres Sumenep Serahkan Sepasang Kambing ke Polsek Jajaran
Membludak, Puluhan Ribu Simpatisan FINAL Padati Istighatsah Akbar untuk Para Pejuang Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:50 WIB

HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:17 WIB

Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong

Sabtu, 8 Maret 2025 - 20:43 WIB

Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya

Sabtu, 8 Maret 2025 - 17:34 WIB

Bupati Wongsojudo: Menjaga Gamelan dan Topeng Sumenep dari Kepunahan

Sabtu, 25 Januari 2025 - 17:14 WIB

MWC NU Bangsalsari Sukses Gelar Resepsi Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah

Berita Terbaru

Workshop Penyusunan Metodologi dalam Penyusunan Proposal MoRA The Air Fund 2026 yang berlangsung pada, Kamis (02/04), di Ballroom Lantai 4 UIN Madura. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:52 WIB

Workshop Penyusunan Metodologi dalam Penyusunan Proposal MoRA The Air Fund 2026 yang berlangsung pada, Kamis (02/04), di Ballroom Lantai 4 UIN Madura. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:25 WIB

Nasional

UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Workshop

Kamis, 2 Apr 2026 - 18:57 WIB

Verified by MonsterInsights