Surabaya, Okedaily.com – Program Balik Pesantren 2026 yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, menuai apresiasi dari para wali santri, lantaran gratis 100 persen.
Pemberangkatan ratusan santri dan santriwati asal kepulauan Raas pada, Selasa (31/3) siang, menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berlangsung lancar dan penuh harapan.
Terpantau sebanyak 370 penumpang santri diberangkatkan dalam program transportasi laut gratis yang menjadi salah satu bentuk pelayanan publik Pemkab Sumenep bagi masyarakat kepulauan, dibawah kepemimpinan Bupati Wongsojudo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Achmad Dzulkarnain, memastikan bahwa proses pemberangkatan berjalan sesuai rencana.
“Iya, hari ini pemberangkatan untuk membawa adik-adik yang mondok di Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo sebanyak 370 penumpang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pihak telah berkoordinasi dengan baik demi kelancaran program tersebut.
“Alhamdulillah semua pihak setuju dan insyaallah lancar, semoga selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Wujud Kepedulian untuk Santri Kepulauan
Program Balik Pesantren 2026 ini dinilai menjadi solusi konkret bagi masyarakat, khususnya wali santri di wilayah kepulauan Raas yang selama ini acapkali terbebani biaya (pada momen tertentu) karena keterbatasan transportasi laut.

Dengan skema 100 persen gratis, para santri dapat kembali ke pondok tanpa harus memikirkan ongkos perjalanan yang kerap tidak murah, terutama dari daerah kepulauan seperti Raas dan sekitarnya.
Sejumlah wali santri mengaku terbantu dan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program Pemkab Sumenep tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi Wongsojudo. Program ini sangat membantu kami sebagai orang tua,” ujar salah satu wali santri, Sri Rukaiyah.
Dorong Akses Pendidikan yang Lebih Adil
Secara substansi, program ini bukan sekadar layanan transportasi laut, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan yang lebih merata.
Santri sebagai bagian dari generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah kepulauan Raas, membutuhkan dukungan fasilitas agar tetap bisa menempuh pendidikan tanpa hambatan geografis dan ekonomi.
Para tokoh setempat menilai, langkah Pemkab Sumenep ini menjadi contoh bahwa kebijakan publik yang tepat sasaran dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Harapan Keberlanjutan dan Perbaikan
Meski menuai apresiasi, para wali santri berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan dengan pengelolaan yang semakin baik, mulai dari pendataan hingga teknis pelaksanaan di lapangan.
Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, program ini berpotensi menjadi agenda tahunan yang tidak hanya membantu, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Penulis : Nurifan Hairi
Editor : Mashudi Surahman
Sumber Berita: okedaily.com





![Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, diikuti 26 lembaga pendidikan nampak meriah. ®okedaily.com [foto: Supriyadi Prayitno]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260830_154721-225x129.jpg?v=1788081395)
![Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU, Prof. Mohammad Nuh. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260830_151946-225x129.jpg?v=1788078521)
![Penanaman bibit mangrove di Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura. ®okedaily.com [foto: Ong kabar Madura]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260828_180852-225x129.jpg?v=1787915519)
![Ketua Dewan Penasehat SMSI Jatim, Prof. Ahmad Riyadh pada dialog nasional. Ia menegaskan SMSI harus menjadi jembatan penghubung antara arus keuangan global dengan penguatan ekonomi desa. ®okedaily.com [Foto: Dokumentasi SMSI]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0040-225x129.jpg?v=1787896152)
![Ketua Dewan Pembina Formas, Hashim Djojohadikusumo foto bersama dalam Pengukuhan Pokja News Room Jaga Desa SMSI dan Dialog Nasional di Hall Dewan Pers, Jakarta. ®okedaily.com [Foto: Dokumentasi SMSI]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0113-225x129.jpg?v=1787885128)





![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-360x200.jpg?v=1787026997)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-360x200.jpg?v=1786970828)

![Gebyar Kehati PAUD H.I. El-fath sukses semarakkan peringatan HUT RI ke-81. Melalui lomba keluarga, semangat kemerdekaan dan kebersamaan terasa begitu hangat. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260815_161230-360x200.jpg?v=1786812364)
