Keberadaan BUMDes di Sumenep, Semua Ditargetkan Terdaftar Tahun Depan

- Editorial Team

Minggu, 12 Desember 2021 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pembangunan Usaha Ekonomi Masyarakat, Tabrani. ©Bang_dJ

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pembangunan Usaha Ekonomi Masyarakat, Tabrani. ©Bang_dJ

Sumenep – Sedikitnya ada empat indikator utama berdirinya suatu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tak hanya terfokus pada mencari laba semata. Namun juga bisa memberikan manfaat besar seperti menyediakan kebutuhan masyarakat dan mengangkat potensi desa.

Hal tersebut yang disampaikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan dan Pembangunan Usaha Ekonomi Masyarakat, Tabrani.

Kabid Pemberdayaan dan Pembangunan Usaha Ekonomi Masyarakat menuturkan bahwa, sedikitnya ada empat Indikator utama berdirinya suatu Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Yang pertama BUMDes tersebut bisa mengangkat potensi desa, tentunya harus dapat memenuhi atau melayani kebutuhan masyarakat sekitar.” Terang Tabrani, Minggu (12/12).

Menurutnya, selain mengangkat potensi desa, BUMDes juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan eningkatkan UMKM dalam rangka mengurangi angka kemiskinan melalui penyertaan modal dari BUMDes itu sendiri.

Ketika ditanya BUMDes mana yang sudah mempunyai aset besar dikabupaten Sumenep, Tabrani, menjelaskan bahwa yang menjadi prioritas utama ukuran bukan besar kecilnya aset yang dimiliki oleh BUMDes, namun katagori maju tidaknya.

“Kita saat ini mengacu pada data center yang dikeluarkan oleh Jawa timur dan Pusat, dalam rangka mengevaluasi Bumdes-bumdes secara nasional. sementara, saat ini ada sekitar 15 BUMDes yang masuk katagori maju di Kabupaten Sumenep,” ujar Tabrani.

Dikatakan BUMDes maju, lanjut Tabrani, ialah apabila mempunyai usaha, dapat memberikan honor karyawannya, memiliki aset yang cukup besar dan dapat memberikan PADes dari sektor BUMDes.

Baca Juga :  Antusiasme Kader KWT Kersikan pada Pelatihan Keamanan Pangan Olahan Jagung

Lebih lanjut Tabrani menyampaikan bahwa, beberapa BUMDes katagori maju diantaranya seperti yang ada di Desa Mandala Kecamatan Rubaru, Desa Dungkek Kecamatan Dungkek, Desa Lobuk Kecamatan Bluto, Desa Gapura Timur Kecamatan Gapura, Desa Gelugur dan Gunggung Kecamatan Batuan.

Baca Juga :  UMKM Binaan Perusahaan Migas HCML Baru Mampu Membuat Sambal?

Sehingga dari itu, pihaknya menargetkan ditahun 2022 mendatang, BUMDes se-Kabupaten Sumenep harus sudah terdaftar semuanya.

“Dengan lahirnya Kemendes nomor 3 tahun 2021 ini, sudah banyak BUMDes yang melakukan pendaftaran. Target kami, ditahun 2022 nantinya BUMDes yang ada di Kabupaten Sumenep sudah terdaftar semua di Kemenkumham.” tandasnya

Dirinya juga menghimbau, agar BUMDes mengisi data center, mencari potensi yang ada termasuk melayani kebutuhan masyarakat, dan pengurus BUMDes harus diikutsertakan pada pelatihan – pelatihan, yang bertujuan meningkatkan kualitas manajemen usaha tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?
Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah
TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional
Le Cataya Hadirkan “Padel Experience”, Destinasi Olahraga dan Wellness Modern di Denpasar Timur
Perkuat Ekonomi Rakyat, Bupati Sumenep Dorong Koperasi Tumbuh Sehat dan Berdaya Saing
Mahasiswa KKN 02 Universitas Yudharta Pasuruan Dorong Inovasi Olahan Jagung, Berikut Pelatihannya
Le Cataya Hadirkan Reformer Pilates di The Cakra Hotel Bali, Terbuka untuk Umum

Related News

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:34 WIB

TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:12 WIB

Le Cataya Hadirkan “Padel Experience”, Destinasi Olahraga dan Wellness Modern di Denpasar Timur

Latest News

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Editorial

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:38 WIB