Penjualan BBM Solar Subsidi APMS Gayam Diberhentikan, Masyarakat Merongoh

- Editorial Team

Selasa, 10 Mei 2022 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di APMS Gayam dalam aktivitas penjualan BBM nampak tumpukan drum. ©Redaksi

Suasana di APMS Gayam dalam aktivitas penjualan BBM nampak tumpukan drum. ©Redaksi

SUMENEP – Kasuistik penitipan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Agen Pemasok Minyak dan Solar (APMS) Gayam terus bergulir hingga detik ini.

Pasalnya, kembali beredar isu di masyarakat bahwa konsumen BBM di Pulau Sapudi tidak diijinkan membeli solar subsidi yang berada di APMS Gayam.

Padahal dari keterangan berita acara serah terima BBM ke APMS 56.694.16 Kecamatan Gayam, pada tanggal 30 April 202, ada sebanyak 128.000 liter dengan ketentuan BBM Solar 64.000 liter dan BBM Pertalite 64.000 liter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serah terima BBM tersebut ditandatangani langsung oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Gayam.

Baca Juga : Isu Penitipan BBM Subsidi Tujuan Pulau Raas Dipertanyakan, Belum Jelas?

Namun, keganjilan tersebut membuat masyarakat merongoh lantaran tidak dapat membeli solar subsidi yang peruntukannya jelas dalam serah terima BBM tersebut untuk APMS Gayam.

Menurut keterangan salah satu konsumen Kecamatan Gayam yang meminta namanya dirahasiakan, ZA menyampaikan bahwa mulai pada tanggal 31 April 2022 masyarakat Kecamatan Gayam sudah tidak diperbolehkan membeli solar subsidi di APMS Gayam.

Baca Juga :  Budaya Karapan Kambing Angkat Potensi Lokal Menjadi Wisata Unggul

“Saya membeli solar subsidi sudah tidak diperbolehkan Mas, katanya jatahnya tinggal yang Raas,” ucapnya, Selasa, 10 Mei 2022.

ZA mengaku dirinya sudah biasa membeli BBM Solar di APMS Gayam pada saat sebelumnya, namun saat ini tiba-tiba tidak bisa membeli dengan alasan jatahnya milik Kecamatan Raas,  padahal APMS Gayam menebus sebanyak 64.000 liter.

Merespon hal tersebut, salah satu Aktivis Pemuda Pulau Sapudi, Mas’udi, SE. terus menyoroti apa alasan pihak APMS Gayam tidak menjual BBM Solar subsidi yang saat ini masih mengendap puluhan ribu liter di Kecamatan Gayam.

“Apa alasan APMS Gayam tidak memberikan konsumen untuk membeli Solar yang menjadi hak diwilayahnya,” ujarnya.

Udi menilai sejauh ini kabar yang menyangkut pautkan BBM Solar subsidi Pulau Raas yang dititipkan di APMS Gayam masih dianggap simpang siur.

Baca Juga :  Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

Sebab kata dia, dari rekom yang masuk hanya memakai rekom APMS Gayam dengan ketentuan jumlah kuota yang tertera pada surat serah terima.

“Harusnya jika memang benar BBM solar tujuan Pulau Raas dititipkan di APMS Gayam, maka rekomnya dibuat berbeda agar jelas dan transparan berapa jumlah kuotanya,” jelas Udi.

Baca Juga : BBM Langka, Nasib Rakyat Kepulauan Raas Digantung Pemkab Sumenep

Selain itu, Udi meminta agar penjualan BBM solar subsidi di APMS Gayam harus tetap direalisasikan, karena menurutnya selagi belum ada rekom resmi yang dikeluarkan untuk tujuan angkut ke Pulau Raas, maka kuota tersebut jelas untuk Masyarakat Gayam.

Dikonfirmasi terpisah pengelola APMS Gayam, Siti Hatija, menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui terkait dengan persoalan tersebut.

Bahkan dirinya menyarankan agar melakukan konfirmasi dengan H. Hardi pemilik PT (Perusahaan) yang digunakan untuk menebus BBM tersebut.

Baca Juga :  Dilarang Jual Antar Daerah, Pedagang Sapi Serbu Kantor Kecamatan Gayam

“Saya kurang tahu terkait persoalan itu, lebih jelasnya tanyakan sama H. Hardi,” sarannya.

Pada saat awak media mencoba menghubungi H. Hardi selaku pemilik APMS Gayam melalui pesan WhatsAppnya, dia tidak merespon. Bahkan pesan terlihat centang biru yang menandakan pesan masuk dan sudah dibaca.

Baca Juga : Kisah Klasik Persoalan BBM di Kepulauan Raas yang Diabaikan Pemkab Sumenep

Sebelumnya, Forpimka Gayam melalui Kanit Reskrim Polsek Sapudi, AIPDA Rizal Afandi PS, menyampaikan bahwa sejauh ini masih belum ada pemberitahuan resmi terkait dengan pengambilan BBM untuk Kepulauan Raas yang dititipkan di APMS Kecamatan Gayam.

Pihaknya mengaku tetap akan melalukan pemeriksaan surat-surat pendukung atau dokumen untuk bisa mengangkut BBM tersebut menuju Kepulauan Raas.

“Sampai saat ini masih belum ada pemberitahuan resmi terkait dengan kabar tersebut, kami dari pihak terkait tetap akan bertindak sesuai dengan regulasi yang ada,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?
Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?
Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah
TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional
Le Cataya Hadirkan “Padel Experience”, Destinasi Olahraga dan Wellness Modern di Denpasar Timur
Perkuat Ekonomi Rakyat, Bupati Sumenep Dorong Koperasi Tumbuh Sehat dan Berdaya Saing
Mahasiswa KKN 02 Universitas Yudharta Pasuruan Dorong Inovasi Olahan Jagung, Berikut Pelatihannya

Related News

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:40 WIB

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:34 WIB

TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB