Asal-asalan Bisa Kena Denda Puluhan Juta Rupiah, Siapa Boleh Bangun Polisi Tidur?

- Editorial Team

Minggu, 22 Mei 2022 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat Pembatas Kecepatan atau Polisi Tidur. ©foto/ilustrasi

Alat Pembatas Kecepatan atau Polisi Tidur. ©foto/ilustrasi

Ketika berkendara di jalan, pernahkah kita terganggu dengan keberadaan Polisi Tidur?

MALANG – Sering kali, setiap kita berkendara di jalan terdapat bentangan alat pembatas kecepatan atau ‘polisi tidur‘ yang lebih familiar bagi masyarakat pada umumnya.

Pada dasarnya, publik menilai keberadaan polisi tidur ini memiliki tujuan baik yang dimaksudkan untuk membuat para pengendara atau pengguna jalan agar tidak melaju dengan kecepatan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Ketum PBNU Letakkan Batu Pertama RSNU Jember, Bupati Hendy Bahagia

Akan tetapi, keberadaan polisi tidur kerap kali membahayakan para pengendara. Apalagi jika dibangun sembarangan tanpa mengikuti aturan yang berlaku untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Baca Juga :  Mengatasi Tantangan Migrasi Tenaga Kerja Pulau Raas ke Bali

Lalu, Siapa Berhak Membangun Polisi Tidur?

Diketahui, terdapat beberapa pihak yang bertanggung jawab untuk membangun polisi tidur seperti termaktub dalam, Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Permenhub RI) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan.

Sebagaimana tertulis pihak-pihak tersebut yakni, Direktur Jenderal untuk jalan nasional di luar Jabodetabek dan Kepala Badan untuk jalan nasional yang berada dalam kawasan Jabodetabek.

Baca Juga : TTP3 Kabupaten Sumenep Terbentuk, Less Confidence Ala Bupati Sumenep?

Selain itu, yang bertanggung jawab atas polisi tidur sebagaimana dimaksud pada Pasal 38 Permenhub RI 82/2018 juga ada Gubernur untuk jalan provinsi, Bupati untuk jalan kabupaten dan jalan desa, serta Walikota untuk jalan kota.

Baca Juga :  Dalam Rangka Penegakan Hukum, ETLE Mobil Polres Sampang Incar Pelanggaran Lalu Lintas

Bahkan, dalam Permenhub RI Nomor 14 Tahun 2021 perubahan atas Permenhub RI 82/2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan diketahui, polisi tidur terbagi menjadi tiga antara lain speed bump, speed hump dan speed table.

Bangun Polisi Tidur Sembarangan, Bisa Kena Denda Puluhan Juta Rupiah?

Sedangkan dalam Undang-undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diketahui, bahwa masyarakat bisa dikenai denda hingga 24 juta rupiah apabila membangun polisi tidur sembarangan.

Baca Juga : Penjualan BBM Solar Subsidi APMS Gayam Diberhentikan, Masyarakat Merongoh

Dengan jelas dalam Pasal 28 ayat (1) UU RI 22/2009 tertulis, bahwa setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan.

Baca Juga :  Tingkatkan Gizi Anak; Kemendiktisaintek Dukung Universitas Yudharta Pasuruan Kolaborasi Bersama Kader Tempuran

Selanjutnya, pada Pasal 274 ayat (1) tertulis, setiap orang yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan seperti yang tertulis dalam Pasal 28 ayat (1), maka akan dipidana paling lama satu tahun atau denda paling banyak 24 juta rupiah.

Tegakkan Hukum Tanpa Harus Menghukum, Dunia Damai…!!!

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Related News

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Latest News

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:40 WIB

Mochlis Al-bath, Tokoh Pemuda Sholawat Juruan Daya. ®okedaily.com

Kopini

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:30 WIB

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB