Korupsi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Kajari Jombang : Sekitar Rp400 Juta Lebih

- Redaksi

Kamis, 25 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Tengku Firdaus. ©Okedaily.com/ist

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang, Tengku Firdaus. ©Okedaily.com/ist

OKEDAILY, JATIM Kejaksaan Negeri atau Kejari Jombang, diam-diam telah melakukan pendalaman terkait dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Menurut Kepala Kejaksaaan Negeri atau Kajari Jombang, Tengku Firdaus, pihaknya telah menemukan bukti awal dugaan penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah hukum yang dipimpinnya.

Sebagaimana diungkapkan Kajari Jombang, bahwa pihaknya melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi bersubsidi tersebut mulai beberapa bulan berlalu. Bahkan kasusnya telah masuk penyidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Penyusunan LRA Pemkab Jember Belum Sepenuhnya Sesuai SAP

Baca Juga :  BEM Nusantara Jatim Peduli Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Bandang

Pupuk bersubsidi tersebut dialokasikan untuk kelompok tani subsektor tanaman perkebunan komoditas tebu di wilayah hukum Kecamatan Sumobito pada, Tahun 2019 silam.

“Jadi penyelidikan ini sudah kita mulai beberapa bulan lalu, ini juga perintah langsung dari pimpinan di Kejaksaan Agung. Kami menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi bersubsidi subsektor tanaman perkebunan komoditas tebu di kecamatan Sumobito,” terang Tengku Firdaus, Rabu (24/8/2022), dikutip panjinasional.net.

Baca Juga : Pemkab Jember Belum Menindaklanjuti Perbaikan Kebijakan Akuntansi?

Baca Juga :  Sumenep Darurat Demokrasi, Koalisi Rakyat Melawan Tolak Pilkada Curang

Firdaus menjelaskan, pihaknya menyelidiki kasus tersebut merupakan pengembangan dari pengusutan serupa yakni penyelewengan pupuk yang ada di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang sebelumnya.

Tim dari seksi Pidana Khusus, sambungnya, juga telah melakukan pengumpulan data dari hasil pemeriksaan saksi. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan audit terkait kasus ini.

Adapun hasilnya, dari serangkaian pemeriksaan atas dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi tersebut, telah ditemukan indikasi adanya kerugian negara.

Baca Juga : Tidak Sesuai Ketentuan, Belanja Jasa Tenaga Kebersihan Pemkab Probolinggo Diungkap

Baca Juga :  Merasa Kecewa, Puluhan Pemudik Tujuan Pulau Raas Bersitegang di Pelabuhan Jangkar

“Dari gapoktan, Dinas Pertanian Jombang, Penyalur dan distributor sudah diperiksa. Hasil audit nilainya sekitar Rp400 juta lebih,” bebernya.

Kasus ini, juga disebutnya telah diperiksa sebagai penyidikan melalui sprindik nomor 1/M.5.25/FD.1/08/2022 tanggal 5 Agustus 2022. Sedangkan penyidik, imbuh dia, kini masih melakukan pemeriksaan guna mengumpulkan bukti lain.

“Tersangka belum ditetapkan, namun dalam penyidikan ini kan kita memperkuat bukti dan penetapan penetapan, jadi ditunggu saja nanti,” tutup Tengku Firdaus.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026
DPRD Denpasar Dorong Peningkatan Anggaran KONI demi Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken
Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep
Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah
Anggota DPRD Denpasar Dorong Konsistensi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani
Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:04 WIB

Zulfikar Wijaya Suarakan Perhatian terhadap Isu Ketenagakerjaan pada Momentum Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 - 11:10 WIB

DPRD Denpasar Dorong Peningkatan Anggaran KONI demi Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Kamis, 23 April 2026 - 18:48 WIB

Menilap Keuangan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kades Imrah Resmi Ditahan Kejari Sumenep

Rabu, 22 April 2026 - 08:10 WIB

Bali Teken MoU PSEL, DPRD Denpasar: Langkah Nyata Menuju Solusi Sampah

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Verified by MonsterInsights