Mahasiswi Universitas Patompo Gowa Jadi Korban Pemerkosaan

- Editorial Team

Selasa, 1 November 2022 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Mahasiswi jadi korban pelecehan seksual. ©Okedaily.com/Ilustrasi

Mahasiswi jadi korban pelecehan seksual. ©Okedaily.com/Ilustrasi

OKEDAILY, MAKASSAR – Sudah lebih sepekan, kasus asusila yang menimpa seorang mahasiswi asal Kabupaten Mamasa, belum ada kejelasan. Ia diperkosa saat perjalanan pulang dari kampus.

Menurut informasi yang dihimpun okedaily.com, korban diperkosa oleh orang tak dikenal di semak-semak. Saat itu kondisi jalan dalam keadaan sepi, karena jalan yang dilewati hanya bisa dilalui pejalan kaki.

Korban sudah semester 8 dalam proses penyelesaian studi di Universitas Patompo. Diketahui lokasi pemerkosaan itu di jalan Inspeksi Kanal Pabangiang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu informasi dari pihak keluarga, korban ke kampus juga membawa uang guna membayar tagihan SPP, karena akan melakukan penyelesaian studi. Namun saat itu, korban tidak bertemu dengan dosen sehingga langsung pulang.

Baca Juga : Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dan Refleksi Civil Society di Sumenep

“Diperkirakan jarak antara kampus ke tempat kost korban kurang lebih 1KM. Korban pulang dengan berjalan kaki. Korban tidak mengetahui, pada saat itu sedang dibuntuti seorang pria yang merupakan pelaku,” kata paman korban, Makkarios, Selasa (01/11).

Baca Juga :  Pantau Test PPPK, Bupati Harapkan Aparatur Terbaik

Makkarios mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 13 Oktober 2022. Saat dibuntuti, korban dipukuli dengan benda tumpul dari belakang dan langsung jatuh pingsan.

“Kalau menurut korban, dia tidak sadarkan diri. Karena pada saat dia melewati lokasi, dia kaget. Karena tiba-tiba langsung dipukul belakangnya pakai benda tumpul, berupa balok,” lanjutnya.

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian tubuhnya, dan saat ini masih dalam keadaan trauma akibat pemerkosaan yang dialaminya.

Baca Juga : Petani Milenial Konstruktif Membangun Ketahanan Pangan

“Lukanya itu ada lebam di belakang. Ada bekas dicekik, dan ada lebam kiri kanan mata itu semua merah informasinya itu dia ditinju,” bebernya.

Baca Juga :  Seminar Politik BEM Nusantara Sulsel, Tegaskan Kawal Pemilu 2024 Aman dan Damai

“Dia dicekik, lalu dia diangkat, informasinya itu dia diangkat oleh pelaku di lokasi sini, dia kembali ke kosnya sudah dalam keadaan pakaian kotor,” sambung paman korban.

Begitu pun pada saat kejadian tersebut yang saat itu tengah hujan, korban diseret oleh pelaku kedalam semak-semak. Kemudian diperkosa pelaku.

“Karena pada saat itu, informasinya hujan, tidak ada yang melihat korban, kejadiannya itu sekitar pukul 04.00 sore, hari Kamis kejadiannya itu,” jelasnya.

Setelah memperkosa, pelaku membawa kabur uang dan handphone milik korban. “Kehilangan dalam tas ada uang kurang lebih 1,2 juta rupiah, dengan HP,” ucapnya.

Baca Juga : BEM Nusantara NTT Mengecam Penggusuran Rumah dan Tindakan Represif Aparat Terhadap Masyarakat Besipae

Sementara itu, korban bersama keluarga sudah melaporkan kasus tersebut dengan nomor : STTLP 1249/X/2022/SPKT/POLRES GOWA/POLDA SULAWESI SELATAN, pada tanggal 14 Oktober 2022.

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, Armatim Minta Nico Dicopot

“Kita sudah melapor, pada malam itu juga. Tindakan dari Polres itu langsung turun malam itu juga, waktu subuh bersama keluarga,” ujarnya.

“Jadi semenjak tanya itu, dia (Korban) katakan sama persis yang diperlihatkan di CCTV oleh anggota Polres, dia (korban) katakan bisa menunjukan apabila sama dengan ciri-ciri yang di CCTV,” tutup paman korban.

Untuk diketahui, korban sudah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Makassar. Saat ini masih trauma dengan peristiwa tersebut dan berharap pelaku segera ditangkap.

Hingga berita ini diterbitkan, okedaily.com masih kesulitan menghubungi pihak Kepolisian Resor Gowa.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB