Arogansi Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep Memalukan, Tidak Faham Aturan?

- Redaksi

Rabu, 2 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar saat terjadi perselisihan antara Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep dengan salah satu jurnalis di lokasi aksi demonstrasi. ©Okedaily.com/Redaksi

Tangkapan layar saat terjadi perselisihan antara Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep dengan salah satu jurnalis di lokasi aksi demonstrasi. ©Okedaily.com/Redaksi

OKEDAILY, MADURA Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep, tunjukkan arogansi dan ketidakpahaman urusan seputar organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpinnya.

Diketahui, Forum Masyarakat Sumenep Peduli (FMSP) melakukan aksi lanjutan menyikapi keberadaan Tambang Galian C di Kecamatan Batuan, yang diduga belum berijin dengan turut menghadirkan pihak OPD terkait dan juga kepolisian.

Tiba di lokasi, ternyata masyarakat yang bekerja di Tambang Galian C tersebut telah berkumpul dan menyambut kedatangan FMSP dan menolak aksi penutupan yang akan dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Forum R20, Menag Yaqut Bicara Pancasila dan Keberhasilan Indonesia Hadapi Pandemi

Bentrokan dapat terhindarkan setelah Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, S.H., S.I.K, M.H. menengahi dan berjanji akan memfasilitasi dengan pihak terkait apa yang menjadi harapan FMSP.

Baca Juga :  Relawan De Gadjah & Kader Gerindra Denpasar Berbagi 65 Kambing Qurban, Gus Yoga: ini Komitmen Kader Gerindra Berbuat untuk Masyarakat

Ketika FMSP membubarkan diri dan meninggalkan lokasi, berpapasan di tengah jalan dengan rombongan Satpol-PP, Dinas Lingkungan Hidup dan DPMPTSP Kabupaten Sumenep yang terlambat datang ke lokasi aksi dilakukan.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Abd. Rahman Riadi, kemudian diminta tidak melanjutkan ke lokasi dan agar menunggu Kapolres Edo. Namun nampaknya ia keberatan, hingga terjadi insiden pendorongan terhadap salah satu Jurnalis.

Baca Juga : Petani Milenial Konstruktif Membangun Ketahanan Pangan

Bukan menyadari kekeliruannya, Rahman yang terlihat arogan itu kemudian dilindungi oleh Satpol-PP yang juga berada di tempat dan mengelak telah mendorong Jurnalis.

Baca Juga :  Massa Pontren Bersama Polres Sumenep Komitmen Brantas Narkoba

“Siapa yang mendorong, mana saksinya? Saya cuma pegang,” dalihnya, Senin (2/11).

Sebelumnya, Rahman yang berlagak arogan telah melakukan pendorongan kepada Jurnalis, sempat ditanya tentang ijin Tambang Galian C di Kecamatan Batuan itu, dan menerangkan bahwasanya lokasi pertambangan tersebut tidak berijin.

Tak lama berselang kehadiran Kapolres Edo membuat tensi sedikit menurun. Bertempat di salah satu kediaman warga, audiensi dadakan antara FMSP, Kepala DLH, Kapala Perijinan Sumenep serta Kapolres Sumenep berlangsung di tengah akses menuju lokasi Tambang Galian C tersebut.

Baca Juga : Mahasiswi Universitas Patompo Gowa Jadi Korban Pemerkosaan

Lebih lanjut, pihak FMSP bertanya ke Kepala Perijinan Sumenep yang sebelumnya menjabat Kepala BPBD itu, apakah ia mengetahui macam-macam bahan galian menurut aturan yang berlaku.

Baca Juga :  PKN Lolos Verifikasi Faktual Peserta Pemilu 2024, Mas Jun: Parpol Aspiratif dan Kreatif

Dengan gayanya, Rahman mencoba menjawab. “Ada Galian Fosfat, Galian C,” ujarnya penuh percaya diri tetapi keliru. Sontak jawaban Kepala Perijinan Sumenep itu mendapat cemoohan dari massa yang ada.

Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967, penggolongan barang tambang terbagi kedalam tiga yakni golongan A, golongan B, dan golongan C.

Baca Juga : Holland Taylor Jelaskan Peran NU Ciptakan Integrasi Sosial

Miris melihat ulah pejabat nomor satu dalam hal ijin di Sumenep tidak paham terkait pengetahuan dasar bidang yang dipimpinnya. Tindakan arogannya pada insan Jurnalis juga menjadi catatan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan
TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas
Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz
Hakim Tolak Penangguhan, Kuasa Hukum Tomy Priatna: “Semakin Lama Ditahan, Perlawanan Akan Membesar”
Anggota DPRD Bali Apresiasi Pemerintah Prabowo, Minta Warga Tak Panik Soal BBM
Anggota DPR RI Iman Sukri Soroti Macet Parah di Gilimanuk, Dorong Pelabuhan Alternatif
De Gadjah Pimpin Aksi Bersih Danau Yeh Malet, Dorong Potensi Wisata Karangasem
Komisaris Rangkap Plt Dirut PT Sumekar, Sudarsono: Potensi Konflik Kepentingan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:26 WIB

Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan

Rabu, 8 April 2026 - 15:39 WIB

TPS3R Sesetan Terima Sampah Luar Wilayah, DPRD Denpasar Soroti Dampak dan Kapasitas

Selasa, 7 April 2026 - 22:29 WIB

Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz

Selasa, 7 April 2026 - 22:13 WIB

Hakim Tolak Penangguhan, Kuasa Hukum Tomy Priatna: “Semakin Lama Ditahan, Perlawanan Akan Membesar”

Minggu, 5 April 2026 - 19:10 WIB

Anggota DPRD Bali Apresiasi Pemerintah Prabowo, Minta Warga Tak Panik Soal BBM

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Verified by MonsterInsights