DPRD Sumenep Warning BKPSDM dan Inspektorat Terkait PNS Nakal Kecamatan Sapeken

- Editorial Team

Selasa, 5 Oktober 2021 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Nurus Salam, Anggota Komisi I DPRD Sumenep [okedaily.com]

Nurus Salam, Anggota Komisi I DPRD Sumenep [okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – Persoalan PNS nakal yang menjabat Kasubag Perencanaan dan Keuangan di Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep Madura, yang ditenggarai sering tidak berdinas, mulai menjadi perhatian anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep (DPRD Sumenep).

Menurut Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Nurus Salam, ASN/PNS itu punya kewajiban melaksanakan tugas sesuai dengan Tupoksinya. Kemudian, dalam bekerja mereka tetap mengacu kepada aturan perundang-undangan yang ditetapkan.

Baca Juga : Arogansi PNS Nakal di Kecamatan Sapeken

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka bertugas, lanjut Nurus Salam, karena adanya Surat Keputusan dari Bupati, ditempatkan di OPD terkait. Kemudian dalam hal ini fungsi pengawasan juga ada yang disinyalir bolos kerja ataupun disinyalir sekian tahun tidak melaksanakan tugas.

Baca Juga :  Selain Raja Hantu, Kali Ini Warga Bluto Laporkan Plt Bupati Sumenep ke Bawaslu

“Maka harus ditertibkan melalui Tusi Inspektorat maupun BKPSDM dalam hal ini,” tegas Nurus Salam, Senin (4/10) kemarin, melalui sambungan seluler, dilansir dari media online Panjinasional.net.

Lebih lanjut Politisi Partai Gerindra ini, seharusnya memang BKPSDM dan Inspektorat tahu. Karena bagaimanapun ada absensi secara otomatis menggunakan finger print dan face recognition, yang dikenal sistem checklock. Dimana checklock tersebut kemudian berdampak kepada tunjangan kinerja atau Tukin atau TPP bagi ASN.

HUT TNI Tahun 2021

“Nah oleh karenanya menjadi penting kiranya untuk kemudian ditindak lanjuti Informasi ini oleh BKPSDM maupun Inspektorat,” ujarnya.

Kalau memang dibutuhkan, sambungnya, secepatnya Komisi I akan segera memanggil BKPSDM dan Inspektorat, untuk segera menindaklanjuti apa yang disampaikan dan disinyalir bahwa ada PNS nakal yang tidak melaksanakan tugas sudah sekian lama.

Baca Juga :  Ratusan Juta Rupiah Dikucurkan, Pusat Informasi KKKS di Sumenep Belum Juga Buka

“Itu harus dibuktikan, kan begitu, jika kemudian ditemukan bukti yang jelas, nanti kita akan segera mempertanyakan yang berkaitan dengan Informasi ini kepada BKPSDM dan kita minta itu segera ditindak lanjuti,” tegas Oyok panggilan karib dari Nurus Salam.

Ketika ditanyakan terkait TPP yang melekat pada Jabatan ASN yang diketahui bernama Meidarta tersebut. Lalu Oyok menegaskan, seharusnya kalau sudah tidak masuk kerja dipastikan yang bersangkutan tidak checklock. Jika etos kerjanya rendah, maka evaluasi harus dilakukan, baik oleh BKPSDM maupun Inspektorat.

Baca Juga : PNS Nakal Kecamatan Sapeken Lakukan Intimidasi Kepada Wartawan

Baca Juga :  Ganjar-Puan Jalan Cerdas Rawat Elektabilitas

“Kalau tidak Ceklok pasti dia juga tidak mendapatkan Tukin (Tunjangan kinerja) kan seperti itu. Nah ini, ketika sudah ada seseorang terdeteksi misalnya Tukinnya, karena itu berkaitan. Jika Tukinnya kecil berarti aktifitas, intensitas dia melaksanakan tugasnya rendah, etos kerjanya rendah” Tukasnya.

Ketika awak media menyinggung tentang bagaimana semisal absensinya masih manual, politisi dari Partai Gerinda tersebut menjawab, bahwa seseorang bisa dibuktikan tidak masuk kerja, salah satunya dengan cara pembuktian terhadap absensi yang ada di kantor ia bertugas.

“Kalau kemudian ditemukan bukti bahwa ada pemalsuan data terkait absensi yang ada itu kan harus menjadi temuan dari Inspektorat (APIP),” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG
Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan
Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep
JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi
Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam
Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes

Related News

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG

Rabu, 30 September 2026 - 11:31 WIB

Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian

Senin, 28 September 2026 - 19:55 WIB

E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:49 WIB

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB