Arogansi PNS Nakal di Kecamatan Sapeken

- Redaksi

Jumat, 1 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi Nampak Depan Kantor Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep [aditya/okedaily.com]

Gambar Ilustrasi Nampak Depan Kantor Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep [aditya/okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – PNS Nakal yang menjabat sebagi Kasubag Perencanaan dan Pembangunan Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diketahui jarang berdinas hingga tahunan lamanya.

Letak Kecamatan Sapeken yang berada di kepulauan jauh sebelah Timur Sumenep, menjadi celah bagi PNS Nakal yang tidak mensyukuri posisinya sebagai Abdi Negara, salah satunya Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sapeken.

Berdasarkan informasi yang diterima Okedaily.com, terdapat PNS Nakal di Kecamatan Sapeken, Meidarta, S.AN., yang menjabat Kasubag Perencanaan dan Keuangan, dimana dirinya jarang sekali atau boleh dikatakan tak pernah hadir berdinas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : PNS Nakal di Kepulauan Sumenep Kini Bisa Dipecat

Menindaklanjuti, awak media lantas menghubungi Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sapeken, dari hasil komunikasi disepakati untuk bertemu PNS Nakal itu di kantin Kantor DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Selasa (28/09/21) lalu.

Pada kesempatan pertama, awak media mengkonfirmasi apakah benar Meidarta adalah PNS di Kecamatan Sapeken, dan dibenarkan oleh yang bersangkutan. Berlanjut dengan pertanyaan kapan terakhir dirinya hadir berdinas di Sapeken.

Baca Juga :  Kapolda Sumut Sambut Presiden Jokowi di Bandara Kualanamu Dalam Kunjungan Kerja

Arogansi PNS Nakal di Kecamatan Sapeken

“Saya penjagaan di Sumenep mas,” ujar Meidarta berusaha mengelak sambil sejurus kemudian tampak menerima telepon dan bergegas mohon diri dengan dalih masih ada keperluan di Inspektorat Sumenep. Ia berjanji akan kembali menemui awak media setelahnya.

Berselang tiga jam, ternyata Meidarta tidak menepati janji untuk kembali menemui awak media. Saat dihubungi via WhatsApp terlihat centang satu tanda pesan tidak masuk begitu juga saat ditelepon tidak dapat tersambung.

Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Berikan Gaji Buta Kepada ASN SMPN 2 Ra’as?

Melihat gelagat demikian, awak media memutuskan berangkat ke Sapeken guna menelusuri lebih dalam tentang Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sapeken yang sering mangkir bertugas sampai bertahun-tahun.

Setibanya ditujuan, tidak hanya satu tetapi tiga orang PNS Kecamatan Sapeken mengiyakan mengenai sudah lamanya Meidarta tidak pernah datang. Mereka pun kompak meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  Tradisi Lewat Masa Kontrak, Pekerjaan Proyek Di Sampang Masih Marak

“Sudah bertahun-tahun dia (Meidarta, red) seperti itu, paling datang sekali terus hilang lagi,” ungkap salah satu PNS di Kecamatan Sapeken.

“Ya memang jarang masuk, lebih sering di Sumenep, setahu saya dia mengurus pemberkasan,” kata PNS yang lain.

“Saya kurang paham juga seperti apa tugas yang diberikan oleh Camat-camat sebelumnya sampai jarang berdinas di sini,” tukas PNS lainnya.

Baca Juga : Bertahun-tahun Nikmati Gaji Buta, ASN SMPN 2 Ra’as Terancam Dipecat?

Padahal Presiden Jokowi meneken Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 31 Agustus 2021. Aturan anyar ini diantaranya mengatur hukuman atau sanksi disiplin jika PNS melanggar kewajiban.

“Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah secara kumulatif selama 28 (dua puluh delapan) hari kerja atau lebih dalam 1 (satu) tahun,” bunyi pasal 11 ayat (2) huruf d angka 3 PP Nomor 94 Tahun 2021.

Baca Juga :  Pajak Reklame Diduga Bocor, BPPKAD Sumenep Berikan Klarifikasi

Pada Kamis siang (30/09), Okedaily.com sempat bisa berkomunikasi dengan Meidarta, dirinya mengaku terkejut dan tidak pernah berhadapan dengan awak media sebelumnya, sehingga ia memutuskan tidak menemui kembali.

“Saya mohon maaf karena belum pernah menghadapi wartawan, minta tolong mas diselesaikan secara kekeluargaan saja,” ucapnya melalui sambungan seluler.

Mendapati permintaannya tidak digubris awak media, Meidarta kembali menelepon Kamis (30/09) malam. Dengan nada tinggi dirinya mencoba mengintimidasi awak media dengan membawa-bawa nama anggota LSM.

Tentu saja hal demikian sangat disesali oleh awak media, seharusnya Meidarta, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sapeken, dapat bersikap lebih bijak dan memperbaiki diri. Bukan malah menunjukkan sikap arogansi sebagai PNS Nakal.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah
Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar, Khusus Orang Dekat Bupati?
Kasus Penganiayaan WNA oleh Advokat Ni Komang Monica Christin Dani Naik ke Penyidikan

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:30 WIB

LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:33 WIB

Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menggunakan jasa transportasi becak dari kantor menuju ke rumah dinasnya. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:04 WIB

Verified by MonsterInsights