Pemilik Kapal Purse Seine Akan Polisikan Pelaku Pemalsuan Dokumen Asal Sapeken

- Editorial Team

Minggu, 10 Oktober 2021 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi terduga pelaku penipuan dan pemalsuan dokumen kapal ikan atas nama Mardiansyah [okedaily.com]

Ilustrasi terduga pelaku penipuan dan pemalsuan dokumen kapal ikan atas nama Mardiansyah [okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – Seorang pemilik kapal Purse Seine berencana akan melaporkan pemuda asal Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan dugaan pemalsuan dokumen kapal ikan yakni PAS Besar dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Pas Besar adalah Surat Tanda Kebangsaan Kapal yang diperuntukan bagi kapal-kapal dengan tonase kotor lebih dari GT 7, yang sebagian besar terdiri dari kapal-kapal tradisional dan kapal nelayan dengan jumlah yang banyak.

Baca Juga : Astaga, Sanak Saudara TKSK Sapeken Dominasi Agen e-Warung

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) adalah surat izin yang harus dimiliki setiap kapal perikanan berbendera Indonesia yang melakukan kegiatan penangkapan ikan diperairan Indonesia dan/atau Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Adalah Rusli, seorang pengusaha perikanan asal Kalimantan yang memiliki kapal Purse Seine diduga telah menjadi korban penipuan dalam pengurusan dokumen kapal ikan oleh seorang pemuda asli Sapeken.

Pemilik kapal Purse Seine tersebut mengaku kepada KNO (Komunitas Nelayan Oncor) Sapeken, bahwasanya sudah menjadi korban penipuan dalam pengurusan dokumen PAS Besar Kapal dan Surat Izin Usaha Perikanan atas nama keponakannya, Mardiansyah.

Baca Juga :  Jenguk Agus Rahman yang Viral Karena Sakit Mata, Mulia Asri Rambe: Saya Dulu Pernah Seperti Dia

Baca Juga : Diduga Sering Bolos, ASN Nakal Penjaga SDN 3 Pancor Malah Jadi Sopir Travel

Menurut salah satu Pengurus KNO, yang dihubungi pada, Sabtu (09/10). Aksi dugaan penipuan tersebut terungkap setelah Rusli, pemilik kapal Purse Seine asal Kalimantan itu, datang ke Desa Sapeken, didampingi oleh perwakilan Pemdes Sakala.

“Setelah sebelumnya berkomunikasi via telepon, Rusli pemilik kapal Purse Seine asal Kalimantan itu lalu datang ke Sapeken dengan ditemani oleh pihak Pemdes Sakala,” ujar salah satu Pengurus KNO yang meminta tidak disebutkan identitasnya.

Kemudian, kata salah satu pengurus KNO yang merupakan tokoh masyarakat di Desa Sapeken, memfasilitasi pertemuan antara pemilik kapal Purse Seine dengan KNO di rumahnya.

Supardi Garis

Terungkapnya dugaan penipuan yang dilakukan oleh pemuda asal Sapeken, yang belakangan diketahui bernama Akbar, setelah pemilik kapal Purse Seine memperlihatkan dokumen PAS Besar dan Surat Izin Usaha Perikanan yang diatasnamakan Mardiansyah, yang setelah diverifikasi ternyata tidak terdaftar.

Baca Juga :  Jokowi Ingin Kepala Ibu Kota Negara Pernah Pimpin Daerah dan Background Arsitek, Siapa Pantas?

Baca Juga : Dinas Pendidikan Sumenep Tak Berdaya, Kepala SMPN 2 Ra’as : Saya Bisa Remote Dari Asta

“Di pertemuan itulah terungkap siapa pelaku dugaan penipuan tersebut, saat pengusaha perikanan asal Kalimantan itu menunjukkan dokumen kapal ikan atas nama Mardiansyah, yang pengurusannya dipercayakan kepada Akbar, yang nomor registernya tak terdaftar,” ungkapnya.

Selain dugaan penipuan dalam pengurusan dokumen kapal ikan, ternyata Akbar juga meminta sejumlah uang kepada pemilik kapal Purse Seine dengan mengatasnamakan sejumlah pihak.

Diantaranya, KNO, preman, dan pihak aparat keamanan, saat media dikirimkan hasil tangkapan layar percakapan antara Akbar dan Pemilik kapal Purse Seine serta dokumen kapal ikan yang diduga palsu tersebut.

“Terus terang KNO tidak terima namanya digunakan untuk meminta uang kepada pemilik kapal Purse Seine. Dan kami mendukung langkah hukum yang akan diambil oleh pemilik kapal Purse Seine” tukasnya.

Baca Juga : SPBU 5469402 Pamolokan Baru Mengurus IMB?

Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwasanya pemilik Kapal Purse Seine berencana ke Kantor Polsek Sapeken guna melaporkan dugaan tindakan penipuan yang dialaminya.

Baca Juga :  Soft Launching Cafe Tanean Tanpa Ijin Satgas Covid19

“Katanya akan ke Polsek (Polsek Sapeken, red) untuk melaporkan Akbar, coba sampeyan konfirmasi kesana apakah benar sudah dilaporkan,” tuturnya.

Okedaily.com lantas menghubungi Chairil, penyidik utama di Polsek Sapeken guna mengkonfirmasi, apakah sudah ada laporan yang masuk atas dugaan penipuan pengurusan dokumen kapal ikan.

“Betul sudah ada yang kesini terkait dugaan penipuan sejumlah besar uang dan juga dalam pengurusan dokumen. Hanya masih sebatas pengaduan, karena ada beberapa berkas yang belum dibawa oleh pihak pelapor,” katanya.

Baca Juga : Pajak Reklame Diduga Bocor, BPPKAD Sumenep Berikan Klarifikasi

Chairil juga menegaskan pihak Polsek Sapeken masih menunggu pemilik kapal Purse Seine untuk kembali hadir, dengan membawa dokumen penunjang kelengkapan laporan.

Sementara, hingga berita ini ditayangkan, okedaily.com masih kesulitan untuk dapat menghubungi Akbar, terduga pelaku penipuan dan pemalsuan dokumen kapal ikan atas nama Mardiansyah.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung
Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda
Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara
Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya
Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar
5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Related News

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Danramil 0827/20 Sapudi Serahkan Piagam Petugas Paskibraka, Ini Pesan Untuk Generasi Muda

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara di Gayam, Semua Kalangan Turut Upacara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Bupati Wongsojudo Kukuhkan Paskibraka Sumenep 2026, Ini Pesannya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Hingga Larut Malam, Warga Prambanan Sumenep Nekat Perbaiki Jalan Kabupaten yang Terlantar

Latest News

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Editorial

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:38 WIB