Dinilai Abai Akan Kewajiban, PT Sumber Tani Agung Digeruduk Mahasiswa

- Redaksi

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Peduli Aset Kabupaten Labuhan Batu Selatan, saat aksi di depan Gedung PT. STA. ©Okedaily.com/Kael

Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Peduli Aset Kabupaten Labuhan Batu Selatan, saat aksi di depan Gedung PT. STA. ©Okedaily.com/Kael

MEDAN, OKEDAILY Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Peduli Aset Kabupaten Labuhan Batu Selatan, pada Kamis (22/8), menggelar aksi unjuk rasa di depan PMKS PT. Sumber Tani Agung atau yang sering disebut STA.

Adapun Fahrizal Putra Pulungan ialah selaku korlap, dan Yusrizal Bakri selaku kooraksi dalam aksi tersebut digelar guna terjalinnya silaturahmi yang baik antara Perusahaan dan Mahasiswa.

Dalam salah satu tuntutan aksi tersebut Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Peduli Aset Kabupaten Labuhan Batu Selatan, meminta pihak PT. STA agar menyalurkan CSR atau TJSL kepada masyarakat sebagaimana semestinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Lamsiang Sitompul Apresiasi Doa Kapolrestabes Medan Saat Demo Berlangsung

“Kami merasa bahwa STA berusaha membodohi masyarakat dengan adanya bantuan berupa minyak makan yang di klaim oleh pihaknya adalah sebagai bentuk CSR,” ujar Fahrizal.

Ia juga menyebut telah banyak mendengar keluh kesah masyarakat masyarakat yang mana sangat terganggu akan adanya asap dan bau limbah yang menyengat dari perusahaan tersebut.

“Sehingga terkadang masyarakat harus menggunakan pelindung mulut dan hidung (Masker) untuk menjalankan aktivitas sehari hari,” katanya.

Baca Juga :  Angka Anak Putus Sekolah di Sumut Meningkat, Berikut Kata KPAI Pusat

Dalam kesempatan yang sama orator Yusherdiansyah Siregar, juga menyayangkan tentang perkebunan plasma sesuai yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, tidak dijalankan oleh pihak PT. STA sebagaimana mestinya.

“PT STA ini sudah lama didiamkan, dan dibiarkan cuma menunggu waktu saja biar kita eksekusi,” tegas Ketua Umum Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Peduli Aset Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Yusherdiansyah Siregar.

Baca Juga :  Kekosongan Ketua Dewan Pers Terisi, Ini Profil Ninik Rahayu

Sementara itu perwakilan PT. STA, Zuhri Siregar selaku askep PMKS memberikan tanggapan bahwa dalam waktu dekat untuk melakukan rapat terbuka dengan pemuka masyarakat, Pemerintah, dan aparat penegak hukum.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Workshop
Tuai Apresiasi, Program Balik Pesantren 2026 Pemkab Sumenep Penuh Harapan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Kamis, 2 April 2026 - 19:52 WIB

UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:25 WIB

UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Verified by MonsterInsights