Pulau Sapudi dalam Jerat Kelalaian: Sampai Kapan Pemkab Sumenep Menutup Mata?

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KMP Wicitra Dharma sandar di Pelabuhan Tarebung, Pulau Sapudi. ©Okedaily.com

KMP Wicitra Dharma sandar di Pelabuhan Tarebung, Pulau Sapudi. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Pulau Sapudi, sebuah wilayah yang terus berkembang di Kabupaten Sumenep, Madura, seharusnya dan selayaknya mendapat perhatian serius dalam hal infrastruktur dan transportasi.

Namun sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya warga terus dibiarkan bergantung pada kapal penyeberangan yang sudah tidak layak, rentan rusak, dan membahayakan keselamatan.

Permasalahan ini bukan baru muncul kemarin sore. Sudah bertahun-tahun masyarakat Pulau Sapudi berteriak meminta perbaikan, namun Pemerintah Kabupaten Sumenep tampaknya lebih memilih menutup telinga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  DPRD Sumenep Melantik PAW Anggota Dari Fraksi PKS

Adalah KMP Wicitra Dharma, yang seharusnya menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, kini lebih sering macet di tengah laut, menambah daftar panjang penderitaan warga setempat.

Lebih ironis lagi, aturan sudah jelas menyebutkan bahwa kapal penyeberangan harus bermesin dua dan memiliki ramp door di kedua sisi. Namun, Pemkab Sumenep tetap membiarkan kapal yang tidak memenuhi standar ini beroperasi.

Ini bukan hanya soal kelayakan kapal, tetapi juga soal keberanian pemerintah dalam menegakkan regulasi. Lantas, siapa yang sebenarnya diuntungkan dengan kondisi demikian?

Baca Juga :  Porprov Jawa Timur 2022, Mr Ball Fasilitasi Latihan Gratis Atlet Billiard Asal Sumenep

Yang lebih menyakitkan, warga Pulau Sapudi juga harus menghadapi permainan kotor di pelabuhan. Tiket kendaraan yang seharusnya bisa dipesan secara transparan malah menjadi ladang bisnis gelap bagi oknum tertentu.

Berdasarkan penelusuran yang berhasil dihimpun tim okedaily.com, ada slot kosong yang sengaja disembunyikan, lalu dijual dengan harga lebih mahal di bawah tangan. Praktik ini wajib dihentikan karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak bisa lagi bersembunyi di balik alasan klasik, keterbatasan anggaran atau proses birokrasi. Warga Pulau Sapudi berhak mendapatkan layanan transportasi yang layak, aman, dan bebas dari mafia tiket.

Baca Juga :  Korupsi Disulap Hutang Pribadi, Eks Direktur Operasional PT Sumekar Line Buka-bukaan

Jika Pemkab Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo benar-benar peduli pada warganya, solusi konkret harus segera diberikan bukan sekadar wacana atau janji manis yang tak pernah ditepati.

Pertanyaannya sekarang, apakah Bupati Wongsojudo sapaan karib Bupati Sumenep, berani mengambil sikap tegas? ataukah ia akan terus membiarkan Pulau Sapudi terjebak dalam lingkaran penderitaan tanpa ujung?

Satu hal yang pasti, kesabaran rakyat ada batasnya. Jika Pemkab Sumenep terus mengabaikan tuntutan masyarakat, jangan salahkan jika suatu saat kepercayaan publik benar-benar runtuh.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah
Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar, Khusus Orang Dekat Bupati?
Kasus Penganiayaan WNA oleh Advokat Ni Komang Monica Christin Dani Naik ke Penyidikan

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:30 WIB

LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:33 WIB

Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights