Akses Jalan Dusun Montornah Rusak Parah, Warga Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah Desa

- Editorial Team

Minggu, 12 Januari 2025 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Sejumlah masyarakat dusun Montornah terpantau saat gotong royong memperbaiki akses jalan rusak parah. ©Okedaily.com/Asmuni

Sejumlah masyarakat dusun Montornah terpantau saat gotong royong memperbaiki akses jalan rusak parah. ©Okedaily.com/Asmuni

SUMENEP, OKEDAILY – Akses jalan utama yang menghubungkan Dusun Montornah, Desa Montornah, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, mengalami kerusakan parah hingga dikeluhkan warga.

Pantauan di lapangan, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat setempat, mulai dari kegiatan ekonomi hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

Menurut keterangan seorang warga berinisial UA, yang enggan disebut namanya, jalan tersebut sudah lama tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah desa Montorna. Padahal dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tergolong besar pertahunnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Layanan Kependudukan Lebih Cepat dan Akurat

“Kami warga terpaksa bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya, meski anggaran DD dan ADD mencapai Rp1,6 miliar per tahun,” ujarnya dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, warga tersebut mengungkapkan bahwa mereka pernah mendatangi Kepala Desa (Kades) Montornah, Junaidi, S.Pd., untuk meminta bantuan dana perbaikan jalan. Namun dia tak kunjung menepati janjinya.

“Beliau berjanji akan mengirim batu dan semen, tapi sampai pekerjaan selesai tidak ada tindakan nyata,” tambahnya.

Kondisi jalan yang memprihatinkan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai DD dan ADD. Warga berharap transparansi dan pengelolaan dana tersebut dapat diperbaiki agar infrastruktur yang vital bagi kehidupan masyarakat tidak terabaikan.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo: Job Fair Untuk Kurangi Angka Pengangguran

“Kami mengadakan swadaya ini bukan karena ikhlas, tetapi karena tidak ada pilihan lain, seakan pemerintah desa bersikap acuh tak acuh,” katanya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan dan memastikan penggunaan dana desa sesuai dengan kebutuhan pembangunan. “Ini bukan hanya tentang jalan, tetapi juga menyangkut kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga desa Montornah,” tutupnya.

Situasi jalan rusak di Dusun Montornah ini seharusnya menjadi perhatian utama Kades Junaidi. Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana desa, langkah konkret seperti penganggaran dalam APBDes untuk perbaikan infrastruktur mutlak diperlukan.

Baca Juga :  Istnuba Cup, Upaya Nawasena Perkenalkan Kampus NU di Pulau Seribu Pura

Membiarkan masyarakat bergotong royong secara swadaya tanpa dukungan yang memadai bukan hanya mencerminkan ketidakmampuan pemerintah desa dalam mengelola anggaran, tetapi juga berpotensi melegalkan kebijakan yang tidak ideal.

Pemimpin yang baik tidak seharusnya membiarkan beban tanggung jawab bergeser sepenuhnya ke masyarakat. Sebaliknya, kepala desa harus mampu menunjukkan kepemimpinan yang efektif dengan memastikan kebutuhan dasar warga, seperti infrastruktur jalan, mendapat perhatian serius dan segera ditangani secara profesional dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, media okedaily.com belum berhasil mendapatkan pernyataan resmi pemerintah Desa tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB