Dinkes P2KB Sumenep Gelar Workshop Penguatan MTBS, Berikut Tujuannya

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemateri memaparkan penguatan manajemen terpadu balita sakit pada saat workshop yang diselenggarakan oleh Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, di de Baghraf Hotel. ©Okedaily.com

Pemateri memaparkan penguatan manajemen terpadu balita sakit pada saat workshop yang diselenggarakan oleh Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, di de Baghraf Hotel. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, menggelar workshop penguatan manajemen terpadu balita sakit disingkat MTBS, pada Kamis (18/9).

Acara yang bertempat di de Baghraf Hotel tersebut diikuti oleh sejumlah 75 peserta, yang terdiri dari dokter umum, Pj KIA, perwakilan poli anak RS dan Klinik se-Kabupaten Sumenep.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasyah, saat ditemui awak media menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan ini yakni untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan petugas kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Satu-satunya di Madura, RSUD Moh Anwar Sumenep Menyediakan Poli Bedah Onkologi

Selain itu, sambung drg Ellya, juga untuk menerapkan sistem MTBS secara komprehensif ditengah wabah penyakit campak yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Sampai dengan tanggal 14 September 2025, tercatat 2.822 kasus suspek campak, dengan 205 kasus positif campak. Terdapat 3 kecamatan dengan penemuan kasus suspek campak 150 kasus, yaitu Kecamatan Kota, Kalianget dan Batang-Batang,” ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Sampang Resmikan Jalan Lingkar Selatan, Diberi Nama Pahlawan Nasional

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumenep tentang Penetapan Status Kejadian Luar Biasa Penyakit Menular Campak, diperlukan upaya penanggulangan untuk menangani tersangka atau penderita campak sesuai tata laksana kasus.

Dinkes P2KB Sumenep Menggelar Workshop Penguatan MTBS, Berikut Tujuannya

“Sampai dengan tanggal 14 September 2025, tercatat sudah ada 20 kematian balita akibat campak di Kabupaten Sumenep, maka dari itu MTBS digunakan untuk mendeteksi dini dan menangani balita yang sakit akibat campak serta penyakit lain pada anak usia dibawah lima tahun sehingga angka kematian dapat ditekan seminim mungkin,” pungkasnya.

Baca Juga :  Guru Honorer dan ASN Mengeluh, JMI Desak Pemkab Serdang Bedagai Cairkan Dana Sertifikasi

Untuk diketahui, acara yang digelar selama 1 hari ini mendatangkan beberapa narasumber, yakni dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Dr. Dominicus Husada, dr.Sp.A(K), perwakilan WHO serta dari Dinkes P2KB sendiri.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
Dukungan Pemkab Sumenep Dongkrak Semangat Layanan RSUD Moh Anwar
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Rabu, 8 April 2026 - 13:04 WIB

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights