Dinkes Sumenep Ingatkan Varian Baru Corona dan Pentingnya Vaksinasi Covid19

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Selasa, 23 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Animasi Varian Corona AY.4.2 yang telah diumumkan masuk ke Negara Malaysia dan Singapura. ©Fusion Medical Animasi

Animasi Varian Corona AY.4.2 yang telah diumumkan masuk ke Negara Malaysia dan Singapura. ©Fusion Medical Animasi

Sumenep,– Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini baru 38,97% dari jumlah penduduk Kota Keris yang telah Vaksinasi Covid19. Padahal, 50-67% adalah ambang batas kekebalan kelompok (herd immunity) yang harus dicapai.

Berbagai macam daya upaya dalam bentuk sosialisasi maupun kegiatan Giat Vaksinasi telah dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, guna mendorong minat masyarakat melakukan Vaksinasi Covid19 agar terbentuk herd immunity.

Namun, rendahnya kesadaran warga masyarakat Sumenep untuk melakukan Vaksinasi Covid19 menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Pemkab, khususnya Dinkes Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umumnya, sebagian besar masyarakat Sumenep masih mudah terpengaruh oleh hoaks yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Soft Launching Cafe Tanean Tanpa Ijin Satgas Covid19

Belum lama ini viral sebuah video hoaks tentang solusi mengendalikan pandemi Covid19 adalah infeksi alami bukan vaksin. Hal itu pun dibantah oleh Agus Mulyono, MCH., Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumenep, saat ditemui okedaily.com di kantornya, Senin (21/11).

“Jika mengandalkan infeksi alami untuk mencapai herd immunity, masih diperlukan ratusan ribu warga Kabupaten Sumenep untuk terinfeksi Covid19. Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan tersendiri karena resiko kematian pasien Covid19 yang tinggi,” jelas Agus Mulyono.

Menurut Kadinkes Sumenep, Alasan membuat pencapaian herd immunity melalui infeksi alami dinilainya tidak realistis. Karena hanya dengan Vaksinasi Covid19, herd immunity diharapkan dapat dicapai tanpa meningkatkan jumlah kematian.

“Belum ada bukti ilmiah bahwa herd immunity dapat tercapai dengan infeksi alami. Lagipula, masa kita harus membiarkan masyarakat sakit, hingga beresiko kematian dengan sendirinya. Hanya dengan Vaksinasi Covid19 yang dapat menurunkan resiko sakit hingga kematian akibat virus Covid19,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kadinkes Sumenep menginformasikan jika negara tetangga kita sudah mengumumkan hadirnya varian baru virus Covid19 yakni, Corona AY.4.2 yang tingkat penyebarannya 15 kali lebih cepat.

Baca Juga :  Kreatifitas Anak Pulau, PSPS Bagikan Pertalite Gratis

Hasil penelusuran Okedaily.com, berbagai media nasional telah memberitakan tentang varian baru virus Corona AY.4.2 yang membuat lonjakan kasus Covid19 di sejumlah negara Eropa.

“Meskipun varian terbaru tersebut belum masuk Indonesia, kita harus tetap waspada. Lakukan Vaksinasi Covid19, lebih disiplin menerapkan prokes dan yang paling utama senantiasa berdo’a kepada Allah SWT,” ingat Agus Mulyono.

Dinkes Sumenep melalui Kadinkes telah mengingatkan bahwa hanya dengan Vaksinasi Covid19, salah satu cara untuk dapat menurunkan resiko terinfeksi Covid19. Terlebih dengan adanya varian Corona AY.4.2 yang lebih berbahaya ketimbang varian-varian sebelumnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance
Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru
Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah
Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh
Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur
Dewan Redaksi Okedailycom Ucapkan HPN 2026, Tekankan Pers Berintegritas
IWO Sumenep Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung pada Moment HPN 2026
Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:54 WIB

Bukan Sekadar Administrasi, UIN Madura Jadi Pionir Digital Governance

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:32 WIB

Profil Imran Harahap: Suara Muda, Arah Baru

Senin, 23 Februari 2026 - 18:31 WIB

Oknum Brimob Aniaya Bocah hingga Tewas, Ini Sikap Sakinah

Senin, 16 Februari 2026 - 13:04 WIB

Rayakan Anniversary KanalNews, Ribuan Warga Padati Somber Rajeh

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WIB

Malam Resepsi HPN 2026, SMSI Sumenep Hadirkan Kominfo Jawa Timur

Berita Terbaru

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, nampak sibuk dan bersemangat mengawasi pagelaran pasar murah Ramadhan 2026 di Kota Sumenep. ©okedaily.com/istimewa

Ekonomi Bisnis

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:31 WIB