Dosen Desain Produk Universitas Paramadina Unjuk Karya di Indonesia International Furniture Expo 2025

- Editorial Team

Senin, 10 Maret 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina dipamerkan dalam ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025. ©Okedaily.com

Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina dipamerkan dalam ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dan industri melalui partisipasi dosen Program Studi Desain Produk dalam ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025.

Pameran yang berlangsung pada 6-9 Maret itu terselenggara di JIExpo Kemayoran, sehingga menjadi wadah bagi para desainer dan pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi terkini di bidang furnitur.

Keikutsertaan para dosen Universitas Paramadina dalam IFEX 2025 merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Jepara Design Center (JDC)—sebuah inisiatif yang dibentuk oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DPD Jepara Raya dan Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya Nahkodai Tani Merdeka di Bali, Tekankan Kerja Nyata untuk Petani

Program ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara desainer dan industri guna menghasilkan produk mebel berkualitas tinggi berbasis riset dan kreativitas.

Afwana Ijazani, Managing Director Jepara Design Collection, turut mengapresiasi kontribusi akademisi dalam industri furnitur nasional.

“Keterlibatan para dosen Desain Produk Universitas Paramadina dalam Jepara Design Collection di IFEX 2025 adalah langkah positif dalam menjembatani dunia akademik dan industri. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman para dosen, tetapi juga membawa perspektif baru dalam pengembangan desain mebel berbasis riset dan inovasi,” ujarnya, Minggu (09/03).

Afwana juga menegaskan pentingnya sinergi ini dalam melahirkan desainer muda berbakat serta memperkuat daya saing produk furnitur Indonesia di pasar global.

Baca Juga :  Ansor dan Banser Peduli, Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya di Pasongsongan

Karya Dosen Universitas Paramadina Mendapat Respon Positif

Dalam ajang ini, Hendriana Werdhaningsih, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Rekayasa Universitas Paramadina, turut menampilkan karyanya yang berjudul Skara.

Karya ini mengusung konsep minimalis dengan material jati yang dihiasi aksen ukiran sonokeling, mencerminkan keunggulan desain fungsional dan estetika yang khas.

“Kesempatan untuk berkolaborasi dengan industri furnitur Jepara melalui Jepara Design Collection memberikan wawasan baru yang sangat berharga bagi kami sebagai akademisi. Pengalaman ini akan menjadi nilai tambah dalam pembelajaran di kelas dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa,” ungkap Hendriana.

Baca Juga :  Antara BPJS Kesehatan dan Umum, RSU Sumekar Merespon

Sementara itu, Noel Febri, dosen Desain Produk Universitas Paramadina lainnya, menampilkan karya Sela, yang mendapat perhatian besar dari pengunjung IFEX 2025.

“Respon pengunjung terhadap karya-karya yang ditampilkan dalam Jepara Design Collection sangat positif. Produk-produk yang dihasilkan dari kolaborasi desainer dan industri ini menarik perhatian buyer asing maupun agen buyer nasional. Ini menjadi bukti bahwa karya desainer Indonesia semakin diakui di pasar global,” ujar Noel.

Keikutsertaan dosen Universitas Paramadina dalam IFEX 2025 melalui Jepara Design Center menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong inovasi.

Dengan semakin banyaknya akademisi yang terlibat dalam praktik industri, diharapkan lahir desain-desain unggulan yang mampu bersaing di pasar global serta membawa produk mebel Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Kembangkan Program Berkualitas, Korwil BEM PTNU Jatim Dukung Pengurus Baru BEM Unisma

Dalam kolaborasi ini, para dosen Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina menampilkan berbagai karya desain yang mengusung identitas dan keunggulan material lokal.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya
Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB