Dosen Desain Produk Universitas Paramadina Unjuk Karya di Indonesia International Furniture Expo 2025

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina dipamerkan dalam ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025. ©Okedaily.com

Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina dipamerkan dalam ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dan industri melalui partisipasi dosen Program Studi Desain Produk dalam ajang bergengsi Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2025.

Pameran yang berlangsung pada 6-9 Maret itu terselenggara di JIExpo Kemayoran, sehingga menjadi wadah bagi para desainer dan pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi terkini di bidang furnitur.

Keikutsertaan para dosen Universitas Paramadina dalam IFEX 2025 merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Jepara Design Center (JDC)—sebuah inisiatif yang dibentuk oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) DPD Jepara Raya dan Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Raperda APBD 2023 Disahkan, Anggaran Transportasi Kepulauan Masih Jauh Dari Harapan

Program ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara desainer dan industri guna menghasilkan produk mebel berkualitas tinggi berbasis riset dan kreativitas.

Afwana Ijazani, Managing Director Jepara Design Collection, turut mengapresiasi kontribusi akademisi dalam industri furnitur nasional.

“Keterlibatan para dosen Desain Produk Universitas Paramadina dalam Jepara Design Collection di IFEX 2025 adalah langkah positif dalam menjembatani dunia akademik dan industri. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman para dosen, tetapi juga membawa perspektif baru dalam pengembangan desain mebel berbasis riset dan inovasi,” ujarnya, Minggu (09/03).

Afwana juga menegaskan pentingnya sinergi ini dalam melahirkan desainer muda berbakat serta memperkuat daya saing produk furnitur Indonesia di pasar global.

Baca Juga :  Kemenag RI Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan 1444H

Karya Dosen Universitas Paramadina Mendapat Respon Positif

Dalam ajang ini, Hendriana Werdhaningsih, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Rekayasa Universitas Paramadina, turut menampilkan karyanya yang berjudul Skara.

Karya ini mengusung konsep minimalis dengan material jati yang dihiasi aksen ukiran sonokeling, mencerminkan keunggulan desain fungsional dan estetika yang khas.

“Kesempatan untuk berkolaborasi dengan industri furnitur Jepara melalui Jepara Design Collection memberikan wawasan baru yang sangat berharga bagi kami sebagai akademisi. Pengalaman ini akan menjadi nilai tambah dalam pembelajaran di kelas dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa,” ungkap Hendriana.

Baca Juga :  Wisuda 77 Siswa Tahfizul Quran dan Hadist, Kepala Sekolah : 7 Diantaranya Dapat Program Beasiswa

Sementara itu, Noel Febri, dosen Desain Produk Universitas Paramadina lainnya, menampilkan karya Sela, yang mendapat perhatian besar dari pengunjung IFEX 2025.

“Respon pengunjung terhadap karya-karya yang ditampilkan dalam Jepara Design Collection sangat positif. Produk-produk yang dihasilkan dari kolaborasi desainer dan industri ini menarik perhatian buyer asing maupun agen buyer nasional. Ini menjadi bukti bahwa karya desainer Indonesia semakin diakui di pasar global,” ujar Noel.

Keikutsertaan dosen Universitas Paramadina dalam IFEX 2025 melalui Jepara Design Center menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendorong inovasi.

Dengan semakin banyaknya akademisi yang terlibat dalam praktik industri, diharapkan lahir desain-desain unggulan yang mampu bersaing di pasar global serta membawa produk mebel Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Datangi Kantor Kejati Sumatera Utara

Dalam kolaborasi ini, para dosen Program Studi Desain Produk Universitas Paramadina menampilkan berbagai karya desain yang mengusung identitas dan keunggulan material lokal.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Workshop
Tuai Apresiasi, Program Balik Pesantren 2026 Pemkab Sumenep Penuh Harapan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Kamis, 2 April 2026 - 19:52 WIB

UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:25 WIB

UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Verified by MonsterInsights