DPRD Kota Denpasar Dorong Penataan Muara Tukad Rangda, Berikut Tujuannya

- Editorial Team

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Rapat kerja DPRD Kota Denpasar membahas penataan Muara Tukad Rangda. Penataan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan dan pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. ©okedaily.com [Foto: I Gede Tommy Sumertha]

Rapat kerja DPRD Kota Denpasar membahas penataan Muara Tukad Rangda. Penataan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan dan pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. ©okedaily.com [Foto: I Gede Tommy Sumertha]

Selain menjadi pusat aktivitas nelayan, kawasan tersebut juga berfungsi sebagai Pelabuhan Segara Kodang yang digunakan sebagai tempat pengayutan serta titik penyeberangan menuju Nusa Penida, Nusa Lembongan, Gili Trawangan, maupun Pura Sakenan di Pulau Serangan.

Bagi Tommy, penataan yang terintegrasi akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan aktivitas transportasi laut sekaligus membuka peluang pengembangan wisata bahari berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Berangkat dari Konsultan Pembangunan, Affandi Siap Menuju Pancor Sejahtera

“Apabila kawasan ini ditata dengan baik, manfaatnya akan dirasakan oleh nelayan, masyarakat, maupun wisatawan. Ini bisa menjadi kawasan yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kota Denpasar,” katanya.

Selain aspek ekonomi, Tommy menegaskan penataan kawasan Muara Tukad Rangda juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan, khususnya kawasan hutan mangrove yang memiliki peran penting sebagai penyangga ekosistem pesisir.

Ia menilai konservasi mangrove harus berjalan seiring dengan pembangunan sehingga keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

“Kita ingin pembangunan yang berkelanjutan. Mangrove harus tetap dilindungi karena memiliki fungsi penting dalam menjaga ekosistem pesisir serta mengurangi dampak abrasi dan perubahan iklim,” ujarnya.

Baca Juga :  Suara Lain dan Literasi Politik Lekra

Lebih jauh, Tommy juga mengingatkan bahwa kawasan Muara Tukad Rangda memiliki nilai sosial dan religius bagi masyarakat Hindu di Kelurahan Sesetan.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin Syaifullah

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: Okedaily Bali

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG
Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan
Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep
JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi
Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam
Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes

Related News

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Luky Alfirman Dilantik Prabowo Jadi Wamenkeu, Pernah Dicopot Purbaya di Tengah Polemik Motor Listrik MBG

Rabu, 30 September 2026 - 11:31 WIB

Laskar Gerindra Bali 2026 Tekankan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian

Senin, 28 September 2026 - 19:55 WIB

E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dikaji, AWDI Pertanyakan Urgensi dan Kesiapan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:49 WIB

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

JPT Pratama Sumenep Terisi, DPRD Tagih Pembuktian Meritokrasi

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB