Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini Melalui Buku Sejarah Keris

- Editorial Team

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. ©Okedaily.com

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Sejarah adalah identitas, dan budaya adalah jati diri bangsa. Oleh karena itu, langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, untuk menerbitkan buku sejarah keris bagi siswa Sekolah Dasar (SD) patut diapresiasi.

Upaya Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam hal ini bukan hanya sekadar memperkenalkan warisan leluhur, tetapi juga membangun kesadaran budaya sejak dini.

Baca Juga :  Ormawa Undikma Ajak Kecamatan dan Desa Bersinergi Lakukan Pengabdian Masyarakat

Sebagai salah satu daerah yang kaya akan warisan budaya, Sumenep memiliki sejarah panjang dalam dunia perkerisan. Keris bukan hanya sebatas senjata tradisional, melainkan juga karya seni yang mengandung nilai filosofi, historis, dan spiritual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnya, pemahaman tentang keris di kalangan generasi muda mulai memudar. Oleh karena itu, dibawah kepemimpinan Bupati Wongsojudo, wajah Sumenep ke depan akan lebih memprioritaskan kekayaan seni dan budayanya.

Langkah Bupati Wongsojudo melalui Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, dalam menyusun buku sejarah keris dengan bahasa yang ringan serta ilustrasi menarik adalah pendekatan cerdas.

Baca Juga :  Hasyim Adik Prabowo Melayat ke Bagus Jelantik Bersama Kader Gerindra

Dengan demikian, anak-anak didik akan lebih mudah memahami materi jika disajikan dengan cara yang interaktif dan visual yang menarik. Melibatkan ahli sejarah, budayawan, dan illustrator profesional juga menjadi jaminan bahwa buku ini akan memiliki akurasi yang baik.

Pada satu kesempatan, Bupati Wongsojudo, menekankan pentingnya literasi budaya bagi generasi muda. Dengan mengenalkan sejarah keris sejak dini, tidak hanya belajar tentang bentuk dan jenis keris, tetapi juga memahami simbol-simbol serta teknik pembuatannya yang diwariskan secara turun-temurun.

Pentingnya kesadaran budaya harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak Sumenep memiliki rasa bangga terhadap warisan leluhur mereka. Jika tidak, dikhawatirkan nilai-nilai sejarah akan semakin tergerus oleh perkembangan zaman.

Baca Juga :  Tutup Pelatihan Dasar CPNS, Wagub Emil : Jadilah Superteam Bukan Superman

Selain itu, penerbitan buku ini bukan hanya sekadar proyek literasi, melainkan juga investasi jangka panjang dalam membangun identitas budaya generasi mendatang. Sehingga langkah Sumenep dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga dan mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

Tak kalah penting untuk diketahui bahwa melestarikan budaya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama semua lapisan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat, sekolah, dan orang tua sangat diperlukan agar edukasi tentang budaya dapat berjalan optimal. Sejarah keris merupakan bagian dari sejarah bangsa, dan sudah sepatutnya generasi muda mengenalnya dengan baik.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Latest News