Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

- Editorial Team

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, nampak sibuk dan bersemangat mengawasi pagelaran pasar murah Ramadhan 2026 di Kota Sumenep. ©okedaily.com/istimewa

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, nampak sibuk dan bersemangat mengawasi pagelaran pasar murah Ramadhan 2026 di Kota Sumenep. ©okedaily.com/istimewa

OkeDaily.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkolaborasi dengan Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile Provinsi Jawa Timur, menggelar pasar murah Ramadhan menyambut idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Pasar murah EPIK Mobile kali ini digelar di area timur Taman Potre Koneng (Taman Bunga), Kecamatan Kota Sumenep, pada Rabu (25/2), mendapat respon positif dari berbagai elemen masyarakat setempat.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengakui, kolaborasi antara ini mendapatkan antusias masyakat luar biasa untuk membeli sejumlah barang kebutuhan pokok, khususnya di Ramadhan menyabut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.

“Syukurlah pasar murah kali ini mendapatkan antusias dari masyarakat yang luar biasa, karena barang-barang yang dijual selisihnya bisa lebih murah antara 20-25 persen dari harga pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Marak Kabel Wifi Nyantol di Tiang PLN, Warga Sumenep Sesalkan Pembiaran

Diakui Dadang, jika sejumlah barang kebutuhan pokok yang disediakan pada pasar murah kali ini, di antaranya untuk beras disiapkan 3 ton, gula sekitar 1 ton, minyak goreng 600 pack dan barang-barang lainnya yang dipastikan lebih murah dari harga biasanya.

Di samping itu, ia mengaku bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, yang di dalamnya juga ada dari Dinas Pertanian, Dinas UKM dan Perindag bakal melaksanakan operasi pasar dan gerakan pangan murah yang waktu serta lokasinya akan ditentukan nanti.

Baca Juga :  Paradoks Kenaikan Harga BBM di Tengah Dinamika Geopolitik Global di Selat Hormuz

“Kami juga berharap pada masyarakat melakukan pembelian sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan (panic buying), karena takut langka. Hingga saat ini kami tetap berupaya harga kebutuhan pokok khususnya di Kabupaten Sumenep masih relatif aman,” tandasnya.

Sementara salah seorang pembeli, sebut Miss Yuni, mengaku sangat senang dengan adanya pasar murah Ramadan kali ini, karena harganya lebih murah dan bisa mengurangi pengeluaran untuk belanja kebutuhan yang lainnya.

“Syukurlah bisa berkesempatan membeli kebutuhan pokok lebih murah dari harga di pasar, minimal bisa berkurang untuk pengeluaran belanja saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nobar Pesta Rakyat Final Piala Dunia Yayasan De Gadjah Bali Dipadati Warga

Untuk diketahui beberapa komoditas yang dijual di pasar murah di bawah harga pasar. Di antaranya Minyakita Rp15.000,- per liter, beras medium Rp11.000,- per kilogram, beras premium Rp14.000,- per kilogram, gula pasir Rp16.500,- per kilogram, serta telur ayam Rp29.000,- per kilogram.

Selain itu, tersedia daging ayam utuh Rp41.000,- per kilogram, tahu bakso daging sapi Rp15.000,- per 250 gram, cabai rawit Rp3.000,- per pack, cabai merah besar Rp5.000,- per pack, bawang merah dan bawang putih Rp8.000,- per pack, aneka sayuran Rp5.000,- per pack, hingga produk frozen food Rp50.000,- per pack.

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi S

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News

Figur muda Muhlis Fajar digadang-gadang bakal maju Pilkades Serentak 2027 di Sumenep, dinilai bawa energi baru untuk Desa Paseraman. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]

Politik

Figur Muda Muhlis Fajar Digadang Maju Pilkades 2027 Sumenep

Sabtu, 26 Sep 2026 - 12:49 WIB