MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

- Editorial Team

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

Sejumlah nelayan Pulau Sapudi duduk bersama. Mereka tampak serius berdiskusi. Ekspresi wajah khawatir dan cemas terlihat. Suasana menggambarkan keresahan warga terkait proyek MS2-2 Medco Energi. ®okedaily.com [Hasan Al-Hakiki]

“Nelayan Kalowang tidak menerima sosialisasi. Padahal titik pengeboran berada di wilayah laut yang dekat dengan wilayah tangkap nelayan Kalowang dan Tarebung,” katanya.

Ia mempertanyakan dasar penentuan kelompok nelayan yang dilibatkan dalam sosialisasi. Sebab, wilayah domisili sebagian nelayan yang telah mendapatkan sosialisasi justru berada di kawasan timur Pulau Sapudi, yang secara geografis lebih dekat dengan wilayah operasi HCML.

Baca Juga :  Ratusan Juta Rupiah Dikucurkan, Pusat Informasi KKKS di Sumenep Belum Juga Buka

Sementara itu, lokasi rencana pengeboran MS2-2 berada di sisi barat daya Pulau Sapudi, yang selama ini menjadi bagian dari ruang aktivitas nelayan Desa Kalowang dan Desa Tarebung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nelayan Tak Boleh Hanya Jadi Penonton

Tokoh Pemuda Sapudi, Salam, menilai persoalan ini bukan semata-mata soal sosialisasi. Lebih jauh, menyangkut hak nelayan untuk mengetahui dan dilibatkan ketika terdapat kegiatan industri migas yang berpotensi memengaruhi wilayah tangkap mereka.

Baca Juga :  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Nelayan Kalowang tidak ingin mengetahui aktivitas pengeboran setelah kegiatan sudah berjalan. “Kalau wilayah tangkap kami terdampak, nelayan harus diberi informasi sejak awal. Jangan sampai nelayan yang sehari-hari mencari ikan justru menjadi pihak terakhir yang mengetahui,” tegasnya.

Baca Juga :  Mantan Tim Verifikasi Bongkar Permainan DBM Eks PNPM-MPD UPK Sapeken

Ia berharap Medco Energi melakukan pemetaan ulang terhadap kelompok nelayan yang terdampak berdasarkan kedekatan lokasi kegiatan dengan wilayah tangkap, bukan semata-mata berdasarkan domisili nelayan yang sebelumnya telah mengikuti sosialisasi.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News