Pelabuhan Gilimanuk akan Ditutup, Pastikan Anda Mengetahui Tanggalnya

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Gilimanuk Bali. ©Okedaily.com [Sumber foto: ASDP]

Pelabuhan Gilimanuk Bali. ©Okedaily.com [Sumber foto: ASDP]

OkeDaily.com Pelabuhan Gilimanuk, yang merupakan akses utama pintu masuk ke Bali dari Pulau Jawa, akan ditutup selama 24 jam, pada tanggal 29 Maret 2025, mendatang.

Penutupan ini akan berdampak pada puncak arus mudik Lebaran 2025, karena bertepatan dengan Hari Suci Nyepi yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2025, satu hari sebelum Idul Fitri.

Baca Juga :  Memupuk Rasa Cinta Pahlawan, GP Ansor Buleleng Gelar Lomba Orasi Bung Tomo

Sedangkan, Hari Raya Idul Fitri diperkirakan akan jatuh pada tanggal 31 Maret 2025. Akibatnya, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup pada saat puncak arus mudik H-2 Lebaran 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengantisipasi penutupan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat.

Shelvy Arifin, Sekretaris Bisnis ASDP mengatakan, “Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai lonjakan penumpang karena Hari Suci Nyepi bertepatan dengan masa puncak mudik Lebaran.”

Baca Juga :  Menyambut Ramadan, Direktur RSUD Moh Anwar Sumenep Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah dan Kepedulian Sosial

Perlu diketahui, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup pada tanggal 29 Maret 2025 pukul 06.00 WITA (H-2 lebaran). Kegiatan penyeberangan dan penutupan Pelabuhan Gilimanuk akan berakhir pada tanggal 30 Maret 2025 pukul 06.00 WITA (H-1 Lebaran).

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 (H-3 Lebaran), dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April 2025 (H+5 Lebaran).

Lebih lanjut, pemudik yang telah membeli tiket keberangkatan untuk tanggal 29 Maret 2025, akan terkena dampak penutupan ini.

Baca Juga :  Kopri Sumenep Turun ke Jalan, Nur Waida : Aksi Bisu Seperti Bisunya Sang Penguasa

ASDP meminta pemudik untuk mengubah jadwal keberangkatan mereka, atau menemukan cara lain untuk pergi.

Pihak ASDP menyarankan kepada masyarakat untuk membeli tiket ferry melalui platform Ferizy, setidaknya H-60, sebelum keberangkatan.

Ini dilakukan untuk mencegah antrean panjang di pelabuhan dan menjaga ketersediaan tiket, terutama menjelang penutupan pelabuhan.

Baca Juga :  SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Berbagi Takjil untuk Warga Binaan Rutan Klas IIB

Shelvy menyimpulkan, “Tiket kapal sudah dapat dibeli sejak H-60 sebelum keberangkatan, jadi segera beli tiket Anda secara mandiri dan mari bersama mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bersama ASDP.”

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Workshop
Tuai Apresiasi, Program Balik Pesantren 2026 Pemkab Sumenep Penuh Harapan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 13:04 WIB

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Kamis, 2 April 2026 - 19:52 WIB

UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights