Pemerintah Kabupaten Sumenep Akan Bentuk Komite Ekonomi Kreatif, Ini Sosok Pioneer-nya

- Editorial Team

Rabu, 22 Maret 2023 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan. ©Okedaily.com/Mashudi

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan. ©Okedaily.com/Mashudi

OKEDAILY, MADURA Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), akan membentuk komite ekonomi kreatif dalam rangka pemulihan dan penguatan sektor perekonomian rakyat.

Pemulihan dan penguatan dalam sektor ekonomi menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Pusat hingga daerah, paska pandemi Covid-19 yang melanda tanah air, dan tak luput juga Kabupaten Sumenep.

Diungkapkan Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan bahwa untuk mengejawantahkan program penting itu, yakni usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor terkuat dan potensial untuk dikembangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Wacana Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Disambut Hangat DPRD Sumenep, Berikut Harapannya

Dengan demikian, mantan Kadinsos Sumenep ini terus berupaya menjadi pionir atas terbentuknya komite ekonomi kreatif. Hal itu ia yakini akan menjadi wadah bagi para pelaku UMKM, serta sarana bagi Pemerintah setempat dalam mengembangkan sektor tersebut.

Lebih lanjut disampaikan Iksan, komite ekonomi kreatif ini merupakan bentukan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, yang diamanatkan sesuai penilaian mandiri PMK, untuk Kabupaten/Kota kreatif.

Adapun tugasnya, kata Iksan, ialah menghimpun kekuatan ekonomi kreatif, mengoordinasikan dan merumuskan kebijakan teknis serta melaksanakan kegiatan industri pariwisata yang ada di Kota Keris.

Baca Juga :  BEM Nusantara Jatim Peduli Lingkungan Melalui Aksi Penghijauan

“Ada 17 sektor, jadi mulai griya, fashion, film, sampai pada griya batik, kemudian juga ada seni pertunjukan dan lain sebagainya. Jadi nantinya terdiri dari para anak muda yang menggemari dunia fashion, pembuatan film video, dan seniman yang tergabung dalam dunia seni pertunjukan,” ungkap Iksan, Selasa (21/3) sore, saat dikonfirmasi di ruang kekerjanya.

Oleh karenanya, tujuan pembentukan komite tersebut ujar Iksan, adalah untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan kreativitas anak muda yang akan berkolaborasi dengan dewan kesenian. “Selain itu juga dengan kreativitas anak-anak muda lainnya, baik di bidang design maupun di bidang seni dan budaya,” tukas Iksan.

Dalam rangka mewujudkan agenda besar tersebut, sambung Iksan, pihaknya tidak akan gegabah sekecil apapun dalam kebijakan. Sebab itu, terlebih dahulu dirinya akan menguatkan regulasi dan segala persiapan yang berkaitan dengan pembentukan tim ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Kemenkumham Bali Deportasi Lima WNA, Wayan Koster : Hormati Budaya Bali dan Hukum yang Berlaku di Indonesia

“Kita akan betul-betul matang persiapannya karena apa, kita bentuk tim ini tidak sekedar nama tetapi juga action plan-nya ada. Makanya kami butuh anak-anak muda karena nantinya akan berefek pada pengembangan ekonomi masyarakat,” tandasnya dengan optimis.

Ia juga menyebut, cikal bakal munculnya ide komite ekonomi kreatif ini adalah panggung kreasi anak negeri yang sudah biasa digelar di Taman Adipura Sumenep (Taman Bunga), setiap akhir pekan yaitu Sabtu malam.

Ia pun berkeyakinan, Sumenep dari berbagai sudut akan menggeliat untuk menjadi Kota tujuan, baik wisata alam, seni dan budaya, serta kuliner. Hal itu sudah dapat dirasakan oleh masyarakat kabupaten kaya migas ini.

Baca Juga :  Warga Br Bhuana Shanti Dikeroyok, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Kita tidak henti-hentinya mempromosikan baik di (media sosial) dunia maya, maupun bentuk komunikasi dengan kabupaten lain. Kami kemarin sudah ke Jogja dan Sleman untuk memasang baleho Ayo ke Sumenep, termasuk di Pulau Bali juga,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa
MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?
Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?
Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah
TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?

Selasa, 1 September 2026 - 11:20 WIB

OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:40 WIB

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB