Peran Penting BUMDes dalam Pengelolaan Ketahanan Pangan

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, bahwa kesiapan BUMDes dalam mengelola DD yang dialokasikan menjadi langkah awal keberhasilan program ketahanan pangan. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, bahwa kesiapan BUMDes dalam mengelola DD yang dialokasikan menjadi langkah awal keberhasilan program ketahanan pangan. ©Okedaily.com/Bang_dJ

OkeDaily.com Alokasi 20 persen Dana Desa (DD) yang dialamatkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari 330 Desa di Kabupaten Sumenep, Madura, memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di desa.

Ditegaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, bahwa kesiapan BUMDes dalam mengelola DD yang dialokasikan menjadi langkah awal keberhasilan program ini.

Baca Juga :  Terendus Aroma Ternak Uang, Pelayanan Publik Bea Cukai Madura Disesalkan

Menurutnya, usaha yang dijalankan BUMDes harus berfokus pada tiga sektor perekonomian di desa yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kata dia, desa dapat meningkatkan produksi pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Program ini bisa melibatkan banyak orang dan mengangkat perekonomian desa,” ujar Anwar, kerap disapa.

Jika dikelola dengan baik, sambungnya, sesuai dengan Asta cita Presiden Prabowo Subianto, maka BUMDes dapat menjadi motor penggerak utama pembangunan ekonomi berbasis ketahanan pangan.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Pastikan Takaran MinyakKita, Berikut Langkah yang Diambil

Anwar optimis, bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, program ketahan pangan diharapkan mampu menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Ia juga menyebut, ketahanan pangan yang kuat tidak hanya menjamin ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

“Melalui pengelolaan yang tepat, BUMDes bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar,” tandasnya.

Baca Juga :  Catatan Awal Ramadhan Tanpa Lembaran, Kebakaran Vs Pembakaran

Seyogyanya, harapan dari program ketahan pangan ini, setiap desa bisa memanfaatkan potensi lokal secara maksimal, sehingga tercipta ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi seluruh warganya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji
Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan
Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris
Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi
Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:33 WIB

FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:19 WIB

SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:31 WIB

Rakor PPM 2026, Bupati Wongsojudo Dorong Pembangunan Tepat Sasaran di Kepulauan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

Wabup Imam Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Generasi Unggul di Kota Keris

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:16 WIB

Bupati Wongsojudo Dorong Digitalisasi PAD, Perkuat Pemetaan Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB