Jarang Berdinas, Taufek Bosan Jadi Kades Saseel?

- Editorial Team

Sabtu, 26 Maret 2022 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penunjuk Arah Menuju Kantor Desa Saseel Spesial Pak Kades. ©Foto/Ilustrasi

Penunjuk Arah Menuju Kantor Desa Saseel Spesial Pak Kades. ©Foto/Ilustrasi

SUMENEP – Polemik penetapan kelompok penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) belum usai, kini beredar juga kabar kepala desa (Kades) Saseel, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, yang jarang berdinas.

Selain sebagai pimpinan wilayah di desa, Kades juga kerap dituakan di tengah-tengah kehidupan pedesaan, terkadang permasalahan rumah tangga pun kerap dilibatkan. Tak terkecuali dengan Kades Saseel.

Terpilih sebagai Kades Saseel pada tahun 2019 lalu. Berbagai janji dilontarkan pada saat proses pencalonan dirinya, ditambah perhatian materi membuat masyarakat terlena hingga akhirnya memilih dan Taufek berhasil menang.

Asa segunung ternyata harus berakhir dengan kekecewaan dikarenakan Taufek, dikabarkan jarang berada desa Saseel semenjak menjabat sebagai kades, menjadikan masyarakat sulit menemui.

“Sejak jadi Kades Saseel, Taufek memang lebih sering berada di Kangean, tempat keluarganya menetap. Sangat sulit masyarakat yang mau menemui,” ujar salah satu warga masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya pada, Kamis (24/3).

Menurut narasumber tersebut, Taufek terakhir berada di Saseel adalah saat kunjungan Bupati Sumenep ke Kecamatan Sapeken, lalu kembali menghilang setelah orang nomor satu di Kota Keris itu menyelesaikan kunjungannya.

Baca Juga :  Aktivis Desak Polres Langkat Segera Tangkap Pengusaha Galian C Ilegal di Wampu

Sementara Pardi, Sekretaris Desa Saseel yang dihubungi via panggilan WhatsApp, Kamis (24/3). Seolah mencari pembenaran jika kadesnya kerap ada di tempat.

“Kadang-kadang pak kades ke Kangean, kadang-kadang ke Sumenep dan kadang-kadang ada di Saseel,” tukas dia mencoba mengelak.

“Istri dan keluarganya pak kades kan ada di Kangean jadi wajar kalau sering ada di sana. Kalau ke Sumenep kan untuk mengurus pencairan dana desa, siapa yang mencairkan kalau pak kades ga ke Sumenep,” dalih dia.

Camat Sapeken yang tidak bisa dihubungi membuat kami meminta keterangan dari Nurullah, sekretaris kecamatan (Sekcam). Ia mengaku bahwasanya bukan sedikit informasi yang didapat jika Taufek jarang terlihat di Saseel.

“Memang, info terkait jarangnya Taufek hadir di Saseel banyak masuk ke saya. Kami (Sekcam dan Camat, red) sudah seringkali menegur yang bersangkutan, namun masih begitu saja,” jelas dia, lewat voice note yang dikirim, Kamis (24/3) malam.

Hingga berita ini naik tayang, Taufek selaku kades, serta Parlan, Ketua BPD Saseel yang dihubungi guna dimintai klarifikasinya, baik melalui panggilan maupun pesan WhatsApp tidak merespon.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:46 WIB

DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas

Latest News

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB