Nakes Pertaruhkan Nyawa, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Diduga Ambil Keuntungan

- Redaksi

Rabu, 17 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : okedaily.com / Aditya

Ilustrasi : okedaily.com / Aditya

Okedaily.com, Sumenep – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga menyelewengkan pengadaan APD disaat gelombang pertama pandemi Covid19 tahun 2020 lalu.

Sebagai penanggungjawab pengadaan barang dan jasa, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep bertugas menetapkan rencana pelaksanaan pengadaan barang atau jasa.

Kemudian juga menentukan spesifikasi teknis barang atau jasa serta harga perkiraan sendiri, dari sebuah barang atau jasa yang akan digunakan oleh RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Utamanya, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep disaat pandemi Covid19 datang menghantam.

Kualitas APD yang memenuhi standar yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mutlak menjadi suatu keharusan dan tidak dapat ditawar.

Informasi tentang PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep yang disinyalir mengadakan APD yang tidak sesuai standar, datang dari Nakes RSUD kebanggaan Kota Keris sendiri.

“Saat awal pandemi Covid19 datang, Nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak dilengkapi dengan APD berstandar. Bahkan face shield (Pelindung wajah, red) buat sendiri mas,” ungkap Nakes yang meminta dirahasiakan namanya.

Lebih lanjut, Nakes tersebut menjelaskan, saat itu banyak Nakes RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep mengeluh karena APD yang disediakan oleh rumah sakit kualitasnya sangat buruk.

“Hampir semua APD yang digunakan para Nakes di RSUD dr. H. Moh. Anwar mudah sobek, saking tipis dan buruknya kualitas,” jelasnya.

Ketika ditanyakan kualitas APD yang jelek itu, mungkin karena keterbatasan anggaran, Nakes RSUD dr. H. Moh. Anwar tersebut tersenyum sinis.

“Yang jelas anggaran itu pasti disediakan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan mas. Kalau ternyata APD yang disediakan tak berstandar ya proses pengadaannya yang bermasalah,” ketusnya.

Sementara, jawaban mengejutkan diperoleh dari dr. Kusmuni PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar pada tahun 2020, yang ditemui Okedaily.com di ruangan kerjanya, Senin (16/11).

Baca Juga :  Akses Jalan Dusun Montornah Rusak Parah, Warga Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah Desa

Dirinya mengatakan, bahkan pada saat awal-awal pandemi Covid19, para Nakes tidak menggunakan APD standar melainkan memakai jas hujan.

“Saat gawat-gawatnya waktu itu di pasar ga ada, kita bikin. Kita beli pada orang yang bikin sendiri karena di pasar tidak ada. Awal-awal malah pakai jas hujan kita,” katanya.

Ketika disinggung tentang anggaran yang dikeluarkan untuk pengadaan APD dengan harga yang tidak pantas, dr. Kusmuni menjawab, harga saya itu memang kalau dihitung sekarang tidak pantas tetapi saat itu pantas.

“Semua berebut kok, kita dapat itu saja untung kok, Susah nyarinya kok. Setelah bulan enam kita baru beli yang sesuai standar Kemenkes,” ujar dr. Kusmuni.

Diketahui juga, pada tahun 2020 lalu, terjadi proses pekerjaan pembangunan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, tanpa melalui proses perencanaan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Pipanisasi Bersumber Dana Desa Paliat Mangkrak

Menanggapi hal tersebut, PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep saat itu menyampaikan, bahwa terjadi pada pembangunan rehab ruang isolasi pertama.

“Kita dalam waktu cepat harus membuat ruang isolasi, jadi waktu itu pekerjaan jalan perencanaan jalan,” dalihnya.

Setelah Okedaily.com selesai mewawancarai PPK RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep tahun 2020, sempat bertemu dengan dr. Erliyati yang menanyakan kepentingan awak media bertemu dr. Kusmuni.

Baca Juga :  Satlak P4GN Kabupaten Probolinggo gandeng UNUJA, Perkuat Langkah Preventif Pemuda Melawan Narkoba

Ketika dijelaskan bahwasanya kepentingannya adalah untuk konfirmasi pengadaan APD tahun 2020, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar tersebut berkata.

“Sudah lah mas, yang penting kita sudah selamat (melewati hantaman pandemi Covid-19, red),” tukas dr. Erliyati.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo
Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Desak Polda Jatim Tindak Para Pelaku Tambang Ilegal
HUT Bhayangkara ke-80, PD Hima Persis Jakarta Timur Siap Jadi Mitra Strategis
Bupati Sumenep Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Melalui Implementasi Manajemen Talenta

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:59 WIB

Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:54 WIB

Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:11 WIB

Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:18 WIB

Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae

Berita Terbaru