Pembuatan SPK Diduga Jadi Bancakan di Disbudpora Sumenep

- Editorial Team

Selasa, 1 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Pungli SPK di Disbudpora Sumenep. (c)okedailycom

Ilustrasi : Pungli SPK di Disbudpora Sumenep. (c)okedailycom

SUMENEP – Pengurusan pemberkasan dokumen Surat Perintah Kerja (SPK) atau biasa disebut Kontrak, di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudpora) Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga menjadi ladang bancakan pegawainya.

Dugaan itu muncul setelah Redaksi Okedaily.com menerima rekaman pernyataan salah satu rekanan di Disbudpora Sumenep, mereka membayar sejumlah uang untuk pengurusan SPK pada hari, Minggu (30/1).

Dalam rekaman audio tersebut, sang rekanan pelaksana pekerjaan Penunjukan Langsung di Disbudpora Sumenep itu blak-blakan mengutarakan, telah bayar sejumlah uang kepada salah satu pegawai Disbudpora guna pembuatan SPK.

“Iya saya bayar 1,5 juta ke pegawai Disparbud (Disbudpora Sumenep, red) untuk ganti biaya kontrak. Sudah biasa itu mas, semua CV (Pelaksana pekerjaan, red) pasti bayar, demi kelancaran,” ungkap sang rekanan.

Dimaksud demi kelancaran, kata sang rekanan, agar proses pengurusan maupun pembuatan SPK tidak merepresentasikan. “Sudah jadi rahasia umum apabila pihak CV tidak memberikan sesuatu (Uang, red), ada saja nanti yang kurang ini, kurang itu,” ujarnya.

Awak media kemudian menemui Asisten PPKo Disbudpora Sumenep, guna mengkonfirmasi kebenaran apa yang disampaikan oleh sang rekanan, yang membayar uang untuk pembuatan SPK, Senin (31/1).

Baca Juga :  Ariel Suardana Menilai Ketut Sumedana Tidak Berprestasi Ungkap Kasus Bansos, Proyek Mangkrak dan Jerat Kepala Daerah di Bali

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Asisten PPKo menolak memberikan keterangan dengan alasan semua satu pintu ke Kepala Disbudpora Sumenep.

“Ke Pak Kadis, atau paling tidak sampeyan ke Pak Kabid. Tapi Pak Kadis menginginkan satu pintu,” tukas Asisten PPKo Disbudpora Sumenep.

Kemudian awak media berupaya untuk menemui Kepala Disbudpora Sumenep, sesuai arahan dari Asisten PPKo bahwa, segala macam bentuk konfirmasi satu pintu melalui Kadis.

Mantan Plt Kadisdik Umbar Arogansi, Komisi IV DPRD Sumenep : Pejabat Yo Mbok Lebih Sopan Lah
Mantan Plt Kadisdik Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan yang kini menjabat Kepala Disbudporapar Sumenep. (c)ist

Namun konfirmasi tersebut gagal. Padahal dalam kesempatan untuk bertemu itu, pihak awak media mendapat antrian ketiga dan sempat dipersilahkan untuk duduk menunggu oleh pegawai setempat.

Baca Juga :  MH Said Abdullah : Mari Maafkan Kekhilafan Presenter Kita

Upaya baik awak media untuk meminta keterangan Moh. Iksan Kepala Disbudpora Sumenep, tidak dihiraukan oleh mantan Plt. Dinas Pendidikan Sumenep, yang komentar-komentarnya terkait DPKS sempat disoroti Komisi IV DPRD Sumenep.

Meski awak media menunggu sekitar 15 menit saat Moh. Iksan menjumpai tamu lainnya, tanpa ba-bi-bu, ia langsung pergi dengan alasan ada rapat. Dugaan bancakan dalam pembuatan SPK Penunjukan Langsung di Disbudpora Sumenep pun belum terjawab.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Latest News