OkeDaily.com – Sejumlah pemuda Desa Poteran, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, mendatangi kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Raas, pada Sabtu (12/4) siang.
Diketahui, aksi tersebut sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang gadis dibawah umur inisial A, warga Desa Poteran.
Aksi massa ini viral di media sosial setelah sebuah video diunggah oleh pemilik akun Facebook, Ramuvel Gua, seorang tokoh masyarakat setempat.
Disebutkan dalam keterangannya, bahwa pelaku bernama Rendi, warga Dusun Ko’ong, Desa Alasmalang, yang mana hingga saat ini belum berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
“Karena pelaku belum ditangkap, para pemuda Desa Poteran pada hari ini, Sabtu, 12 April 2025, mendatangi kantor Kapolsek Raas terkait adanya perbuatan kekerasan dan pemerkosaan terhadap anak gadis berinisial A asal Desa Poteran yang dilakukan oleh Rendi,” tulis akun tersebut.
Sementara itu, seorang pemuda yang turut dalam aksi, namun enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (2/4) malam, di Dusun Karang, Desa Poteran, tidak jauh dari Polsek Raas.
Korban diketahui adalah siswi yang sedang menempuh pendidikan di Pulau Jawa, sementara Rendi merupakan mantan pelajar kelas XI dari salah satu lembaga pendidikan swasta di Pulau Raas yang telah putus sekolah.
“Kemungkinan keduanya memang saling kenal dengan janjian, karena saat kejadian tidak ada saksi mata di lokasi,” ujar sumber tersebut.
Akibat insiden ini, korban mengalami trauma psikologis yang cukup serius. Maka dari itu warga dan para pemuda Desa Poteran mendesak aparat kepolisian agar segera menangkap pelaku.
Selain itu, mereka juga meminta pihak kepolisian untuk memprosesnya sesuai hukum yang berlaku, dan berharap ada efek jera bagi pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.
Adapun motifnya belum diketahui. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Raas maupun Polres Sumenep, terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.