Pesan Sekjen APSI di HPN: Pers Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik

- Editorial Team

Senin, 9 Februari 2026 - 12:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Sekjen DPP APSI, Sulaisi Abdurrazaq (tengah, keempat dari kiri). ©okedaily.com [dok. pribadi]

Sekjen DPP APSI, Sulaisi Abdurrazaq (tengah, keempat dari kiri). ©okedaily.com [dok. pribadi]

OkeDaily.com – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (DPP APSI), Sulaisi Abdurrazaq, menegaskan peran strategis pers sebagai penjaga akal sehat publik di tengah maraknya anomali penegakan hukum di Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Sulaisi dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN), sebagai refleksi kritis atas kondisi penegakan hukum yang dinilai semakin sering menimbulkan keganjilan, ketidakkonsistenan, bahkan melukai rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga :  Sambut Maba Unisma, PMII Komunis Gelar Perpus Jalanan

Menurutnya, ketika proses hukum yang dijalankan Aparat Penegak Hukum (APH) terasa janggal dan menyimpang dari logika keadilan, pers tidak boleh terjebak menjadi sekadar corong seremonial atau pengulang rilis resmi semata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pers harus berdiri sebagai harapan publik. Di tengah anomali penegakan hukum, pers memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk menjaga kewarasan demokrasi,” tegas Sulaisi, Senin (9/2), ia kemudian menguraikan sejumlah peran utama yang harus dipegang teguh oleh pers.

Dikatakan Sulaisi, peran penting dalam membongkar anomali penegakan hukum, pers dituntut tidak apatis ketika terjadi peristiwa hukum yang bertentangan dengan rasa keadilan publik.

Baca Juga :  Ratusan Juta Dana Partisipatif HCML ke LPMS Disorot, Penggelapan Dibungkus Pinjaman?

“Setiap penyimpangan dari asas hukum dan logika keadilan harus diungkap secara tajam, kritis, berbasis data, dan dilakukan secara berkelanjutan” katanya.

Selain itu, sambung dia, pentingnya menjaga jarak dari kekuasaan. Di tengah kondisi hukum yang rentan ditarik ke dalam kepentingan politik dan modal, pers wajib menjaga independensi.

“Tanpa kemerdekaan pers, hukum sangat mudah berubah menjadi alat kekuasaan, bukan sarana menghadirkan keadilan,” jelasnya.

Baca Juga :  Yayat Syariful Sebut MoU Bentuk Komitmen Pemkot Banjarmasin Wujudkan Jaminan Sosial

Lebih dari itu, ujar dia, pers tidak cukup hanya menyampaikan apa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, lazim disebut APH, atau memuat putusan pengadilan, semata untuk menghidupkan nurani publik.

“Pers harus menyoal mengapa anomali penegakan hukum terus terjadi, mengapa putusan-putusan bermasalah kerap muncul, serta menganalisis dampaknya bagi masa depan hukum, rakyat kecil, dan kehidupan berbangsa serta bernegara,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ia menegaskan, meskipun satu putusan hukum hari ini bisa saja lolos dari koreksi atau satu perkara dapat dimanipulasi, kerja jurnalistik yang jujur dan konsisten akan menjadi catatan sejarah bahwa ketidakadilan pernah dilawan.

Baca Juga :  Diskominfo Sumenep Gelar FGD Penguatan Sinergitas Pengamanan Ruang Digital Pilkada 2024

“Ketika hukum menunjukkan anomali, pers tidak boleh netral. Pers harus berpihak kepada kebenaran dan keadilan. Hal ini akan menjadi arsip perlawanan terhadap ketidakadilan,” pungkasnya.

Momentum Hari Pers Nasional, bagi Sulaisi, harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan pers bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab besar untuk memastikan keadilan tetap hidup di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Wandi Abdullah

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Related News

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB