Ratusan Desa di Sumenep Wajib Alokasikan 20 persen DD untuk Ketahanan Pangan

- Editorial Team

Selasa, 18 Maret 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, saat bincang alokasi dana desa 20 persen untuk ketahanan pangan. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, saat bincang alokasi dana desa 20 persen untuk ketahanan pangan. ©Okedaily.com/Bang_dJ

OkeDaily.com – Sebanyak 330 desa di Kabupaten Sumenep, Madura, diwajibkan mengalokasikan paling rendah 20 persen Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan.

Kebijakan minimal 20 persen ini sesuai dengan Permendes Nomor 2 Tahun 2024 yang memiliki tujuan untuk mendorong swasembada pangan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ciptakan Suasana Kondusif, Polsek Cibadak Menggelar Operasi Petasan

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, pada Jum’at (14/3), bahwa alokasi dana ini akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menurut Anwar, langkah pertama yang akan dilakukan penyesuaian DD 20 persen dalam ketahanan pangan adalah memastikan kesiapan Bumdes dalam mengelola program tersebut.

“Alhamdulillah, kami sudah menyampaikan kebijakan ini, dan desa-desa sudah melakukan penyesuaian. Nantinya, ketahanan pangan ini akan dijalankan oleh BUMDes,” ujar Anwar, kerap disapa.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Raih Penghargaan Ketahanan Pangan Jatim 2023

Anwar, juga memastikan bahwa usaha yang dijalankan BUMDes sesuai dengan sektor ketahanan pangan, baik di bidang pertanian, peternakan, maupun perikanan, dengan melibatkan lembaga ekonomi desa lainnya.

Jika program ini berjalan optimal, sambung dia, diharapkan dapat memperkuat potensi desa dalam sektor ketahanan pangan sesuai asta cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Program ini bisa melibatkan banyak orang dan mengangkat perekonomian desa,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 154 Ekor Babi untuk Relawan di Denpasar

Lebih lanjut dikalimatkan Anwar, bahwa dari implementasi program ketahanan pangan ini, diperkirakan akan menyerap sekitar lima ribu tenaga kerja di sektor perekonomian desa tersebut.

Selain itu, dengan berjalannya program ketahanan pangan ini, ujar Anwar, diperkirakan perputaran uang yang terjadi mencapai Rp 67 miliar per tahun di 330 desa yang terlibat.

“Dengan BUMDes yang bergerak di peternakan, perikanan, dan pertanian, uang akan berputar dalam satu tahun mencapai sekitar Rp 67 miliar. Ini berputar di desa-desa, melibatkan tenaga kerja lokal dan lembaga desa,” pungkasnya.

Baca Juga :  Peran Penting BUMDes dalam Pengelolaan Ketahanan Pangan

Adapun dampak positif melalui kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja bagi ribuan warga, dan mengoptimalkan peran BUMDes dalam pembangunan ekonomi desa.

Oleh karena itu, harapan ke depan, Kabupaten Sumenep dapat semakin mandiri dalam hal ketahan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News