Bedug Agung Saroka Maulid Bersama Wakil Bupati

- Redaksi

Kamis, 4 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

K. Muhammad Helmy Al Moun'im: Jadikanlah Hari Santri semangat sebagaimana Resolusi Jihad yang dikibarkan oleh Hadratus Syech Hasyim Asy'ari [Okedaily.com/K-Rus]

K. Muhammad Helmy Al Moun'im: Jadikanlah Hari Santri semangat sebagaimana Resolusi Jihad yang dikibarkan oleh Hadratus Syech Hasyim Asy'ari [Okedaily.com/K-Rus]

Okedaily.com, Sumenep – Komunitas Tong-Tong Bedug Agung Saroka mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dimana dalam acara tersebut dikemas sekaligus dengan Hari Santri Nasional serta Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Sumenep Ke-752.

Acara yang dilaksanakan bertepatan dengan tanggal 27 Robiul Awal 1443 H, dihadiri oleh Hb. Husein Al Khered, Hb. Ali Dzulfikir Al Khered, K. Muhammad Helmy Al Moun’im. Juga hadir memenuhi undangan komunitas Tong-tong Bedug Agung, orang nomor 2 di Kabupaten Sumenep Wakil Bupati Nyai Hj. Dewi Khalifah, SH., MH., M.Pd.I.

Choirul Rumadi selaku Penggiat Kebudayaan Kabupaten Sumenep yang juga berkesempatan hadir pada malam tersebut, selain meminta kepada Nyai Eva panggilan karib Wakil Bupati Sumenep untuk memberikan sambutan, juga mengharap untuk dapat memberikan Nomor Induk Kesenian Budaya kepada Daul Bedug Agung Saroka.

Bedug Agung Saroka Maulid Bersama Wakil Bupati
Wakil Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah, SH., MH., M.Pd.I. [okedaily.com/K-Rus]
“Jadikanlah Maulid ini sebagai penambah rasa cinta kepada Nabi Muhammad Sollallahu ‘Alaihi Wa Sallam,” ucap Nyai Eva dalam sambutannya.

Kemudian, Nyai Eva memohon maaf kepada jamaah khususnya kepada tokoh dan Panitia Daul Bedug Agung karena tidak bisa mengukuti acara Maulid Nabi sampai selesai, dikarenakan akan segera pindah ke acara yang lainnya.

Baca Juga :  Jumat Curhat Penuh Berkah, Kapolres Sampang Berbagi Paket Sembako

Sedangkan di acara inti Maulid Nabi, K. Muhammad Helmy Al Moun’im dalam tausiahnya menyampaikan, “Apa yang diadakan Bedug Agung yang didalamnya banyak pemuda dan remaja, jadikanlah Hari Santri semangat sebagaimana Resolusi Jihad yang dikibarkan oleh Hadratus Syech Hasyim Asy’ari,” ujarnya.

Dimana, kata K. Muhammad Helmy Al Moun’im, pada waktu itu semua umat langsung bangkit untuk melawah Penjajah Belanda, maka Hari Santri yang kebetulan ada dalam bulan Maulid harus dijadikan sebagai semangat untuk menambah rasa Mahabbah kepada Baginda Nabi Muhammad Sollallahu ‘Alaihi WaSallam.

Choirul Rumadi yang ditemui Okedaily.com untuk diminta tanggapannya menerangkan, “Secara tidak langsung ini adalah suatu kebanggaan untuk musik Tong-tong Bedug Agung Saroka, dan harapan saya melalui Wakil Bupati bisa mendukung untuk setiap seni budaya agar dapat nomer registrasi melalui Disparbudpora terlebih seni budaya Islam yang berada di Kabupaten Sumenep,” Jelasnya.

Baca Juga :  Menjelang Bulan Suci Ramadhan, PSPS Sumenep Berbagi Minyak Goreng Gratis

Dari konfirmasi secara terpisah pihak Panitia Bedug Agung yang diwakili oleh K. Mohammad Rusli menerangkan, “Selain merupakan seni budaya, musik tong-tong Bedug Agung semoga juga bisa melakukan syiar Islam. Tentunya harus ada kolaborasi antara musik tong-tong, hadrah dan bacaan sholawat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Wongsojudo Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar
HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya
Bupati Wongsojudo: Menjaga Gamelan dan Topeng Sumenep dari Kepunahan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:09 WIB

RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Wongsojudo Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:50 WIB

HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior

Berita Terbaru