Lagi Tambang Galian C Makan Korban

- Redaksi

Senin, 4 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Okedaily.com, Sumenep – Pertambangan Galian C di pinggir jalan raya menuju Asta Blingi Dusun Koattas, Desa Gendang Timur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep (Pulau Sapudi), kembali memakan korban hingga meninggal dunia pada tanggal 27 September 2021 lalu.

Korban tersebut berinisial AR (19), warga Dusun Gendang Desa Gendang Barat Kecamatan Gayam. AR meninggal dunia pada saat dirinya jatuh dari tempat ia bekerja di lokasi pertambangan galian C.

Baca Juga : Bibit Unggul Dari Kota Keris, Ichal Hokage Naik Podium Jatim Race Championship 2021

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut saksi yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa, AR jatuh dari ketinggian kurang lebih 10 meter di area tebing pertambangan tempat dia mengolah pasir urug.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Kunker di Kecamatan Gayam, Irwan Siapkan Aksi Tunggal Tuntut Keadilan

Sontak saja, akibatnya AR mengalami luka remuk dibagian kepala bahkan sampai berkucuran darah. Pada saat korban menghembuskan nafas terakhirnya, AR masih tergeletak di bawah dan belum mendapatkan pertolongan.

“Ketika itu korban langsung ditolong  oleh teman-temannya dan ternyata korban sudah meninggal dunia, sehingga langsung dibawa pulang ke rumah keluarganya,” ujar salah satu rekan kerjanya.

“Iya mas memang sudah dibawa pulang dalam kondisi meninggal,” lanjut temen kerjanya yang lain.

DPC AWDI Sumenep

Pada saat tim media menghubungi  Kepala Desa Gendang Timur, Mashadi, membenarkan kabar tersebut benar terjadi di desanya. Dia mengaku bahwa korban memang sebagai pekerja di lokasi tersebut.
“Dia memang pekerja di lokasi tambang ini mas,” terangnya.

Pada saat tim media menanyakan tentang tindaklanjut dari kasus tersebut, Mashadi mengatakan sudah ditangani secara kekeluargaan.

Baca Juga :  Terpilih Jadi Presnas IBEMPI, Begini Program Nadhim Ardiansyah

Berdasarkan hasil pantauan awak media, diketahui bahwa tambang Galian C tersebut merupakan milik Bahri warga Sempangan Desa Gendang Timur, Gayam. Sampai saat ini, kedalamannya kurang lebih sudah mencapai 15 meter dari area permukaan.

Baca Juga : Ancaman Somasi Sekretaris PKB Sumenep Hanya Bualan?

Diketahui pertambangan di lokasi itu sudah dua kali memakan korban. Sebelumnya, pada tahun 2018 tambang yang berlokasi di tempat yang sama tersebut juga pernah terjadi kecelakaan yang menyebabkan satu pekerja meninggal dunia.

Kabarnya, korban pada saat itu juga jatuh dari lokasi dirinya bekerja, sehingga mengakibatkan patah tulang dan meninggal dunia.

Aktivis Goo Green Pulau Sapudi, Misbahol Munir mengatakan, bahwa dirinya merasa prihatin dengan kejadian tersebut. Ia menerangkan, tambang Galian C itu sudah tidak layak untuk dilanjutkan, karena kata dia, kedalamannya sudah  mengancam nyawa pekerja dan lingkungan.

Baca Juga :  Masih Pungut SPP, Segini Besaran Dana BOS SMA Negeri 1 Sumenep

“Dulu padahal sudah pernah diberi police line, tapi kenapa masih dibiarkan untuk tetap dilanjutkan,” tukasnya, Senin, (04/10).

Baca Juga : Ternyata Masa Pandemi Saat Yang Tepat Beli Rumah

Mantan Aktivis HMI itu, meminta agar pihak berwenang untuk  mengambil tindakan tegas terhadap pemilik Galian C liar yang sudah kali kedua menyebabkan kematian pekerja.

Selain itu, Misbah menyarankan, agar tambang yang berdekatan dengan area jalan umum tersebut untuk segera diberhentikan, sebab kata dia, jika hal itu tetap dilanjutkan akan membahayakan terhadap pengguna jalan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
Dukungan Pemkab Sumenep Dongkrak Semangat Layanan RSUD Moh Anwar
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Rabu, 8 April 2026 - 13:04 WIB

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights