Kapolres Sukabumi Tegaskan Tak Ada Ledakan Petasan di Wilayah Hukumnya Selama Ramadhan

- Editorial Team

Sabtu, 1 April 2023 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede. ©Okedaily.com/Ist

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, JABAR – Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H. meminta secara tegas kepada Kasat Reskrim dan Kapolsek jajaran, bahwa selama pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah ini tidak ada ledakan petasan di wilayahnya.

“Saya sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek jajaran untuk merazia petasan dan menindak para pelakunya,” tegasnya, Jumat (31/03/2023).

Menurutnya, keberadaan petasan merupakan barang berbahaya, dan tentunya akan menggangu ketertiban umum serta kekhusyuan warga masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

Baca Juga :  Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional, Bupati Sumenep Bawa Misi Besar

“Saya juga akan mengkoordinasikan dengan Pemda Kabupaten Sukabumi, untuk dapat mengeluarkan semacam larangannya menyalakan petasan,” ujar mantan Kasubdit 3 Direskrimsus Polda Jabar itu.

Ia juga menyebut, bahwa petasan dapat memicu terjadinya gangguan keamanan seperti tawuran antar kampung, dan juga sangat membahayakan keselamatan baik yang menyalakan petasan maupun orang lain.

Selain fokus dalam menindak peredaran petasan, Kapolres Sukabumi juga menyatakan pihaknya saat ini gencar melaksanakan kegiatan patroli yang ditingkatkan, atau KRYD di seluruh wilayah hukum Polres Sukabumi.

Baca Juga :  Plt Kacabdin Pendidikan Sumenep Disinyalir Lindungi Oknum Guru yang Lecehkan Wartawan

“Sasaran patroli guna mencegah terjadinya tawuran, balap liar dan perang sarung yang sering terjadi pada menjelang buka, selepas shalat Tarawih bahkan menjelang sahur,” paparnya lagi.

Bahkan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya peredaran makanan kadaluwarsa, ketersediaan stok BBM dan bahan pokok penting (Bapokting) guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang hari raya idul Fitri nanti.

“Dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan kita akan berkolaborasi dengan instansi terkait serta lebih mengefektifkan peran satgas pangan,” tutup Kapolres Sukabumi yang dikenal dengan program AA DEDE CURHAT DONG itu.

Baca Juga :  APMS Jual Kepada Selain Nelayan, Penyebab Solar Subsidi Langka di Sapeken?

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas
Pemkab Sumenep Klaim Mutasi Berbasis TPK, Kompetensi Idham Halil Masih Dipertanyakan
Dari Perdagangan ke RSUD, AWDI Sumenep Pertanyakan Kompetensi Idham Halil
SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum
Nama Anggota DPR RI Masuk Desil 4, Dinsos Toraja Utara Beri Penjelasan

Related News

Selasa, 29 September 2026 - 10:34 WIB

Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan

Selasa, 29 September 2026 - 10:26 WIB

Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Minggu, 20 September 2026 - 19:34 WIB

Pemkab Sumenep Klaim Mutasi Berbasis TPK, Kompetensi Idham Halil Masih Dipertanyakan

Latest News