Berhembus Aroma Pengkondisian Tender Oleh PPK Dishub Sumenep dan ULP Sumenep

- Editorial Team

Minggu, 5 September 2021 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi [foto/Redaksi]

Ilustrasi [foto/Redaksi]

Okedaily.com, Sumenep – Tender pengadaan barang/jasa di Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang diadakan LPSE Sumenep, dikeluhkan oleh Penyedia. Sebab, terhembus kabar PPK Dishub Sumenep dan ULP Sumenep telah memiliki perusahaan calon pemenang sejak awal proses pemilihan Penyedia.

Pada proses pengadaan barang/jasa, Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memiliki peran yang sangat krusial. Tak terkecuali PPK Dishub Sumenep dan Pokja ULP Sumenep, yang melaksanakan proses pengadaan sepenuhnya di LPSE Sumenep sebagai fasilitator.

Bersama dengan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa pengelola kegiatan, PPK Dishub Sumenep dan ULP Sumenep, menjadi sebuah sistem atau satu kesatuan utuh dalam proses pengadaan barang/jasa di Sumenep, tentunya dengan tugas dan perannya masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk Sumenep berdasarkan surat edaran sekretaris daerah, PPK dirangkap oleh PA (Pengguna Anggaran) di setiap Satker OPD atau yang lazim disebut dinas.

Baca Juga :  Sosok Pesinetron Pada Diri Kasatpol PP Sumenep

PPK memiliki tugas mulai dari menyusun perencanaan pengadaan, menetapkan spesifikasi teknis, menyusun KAK (Kerangka Acuan Kerja), menetapkan HPS hingga mengendalikan kontrak.

Sementara Pokja ULP yang terdiri dari unsur perwakilan OPD, bertugas melaksanakan persiapan dan pelaksanaan pemilihan Penyedia dan menetapkan pemenang pemilihan/Penyedia.

Setelah ramai pemberitaan media online tentang proses tender pembangunan Pasar Anom Sumenep, yang disinyalir terjadi pengkondisian dalam menentukan pemenang.

Terkini, mencuat terjadinya hal serupa pada dua paket tender Pengadaan dan Pemasangan Tiang Oktagonal Lengkap (Kabel,dll), yang berada dalam Satuan Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep.

Diketahui, dua tender Pengadaan dan Pemasangan Tiang Oktagonal Lengkap (Kabel,dll) tersebut, merupakan proses lelang yang kedua kali atau retender.

Selain proses tender pertama yang diwarnai sejumlah keganjilan pada jadwal tahapan yang terus berubah-ubah.

Baca Juga :  Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?

Dalam proses retender, yang saat ini telah sampai pada tahapan Upload Dokumen Penawaran, juga berhembus aroma pengkondisian calon pemenang.

Hal itu tercium setelah Penyedia melihat spesifikasi teknis yang dipersyaratkan pada dokumen pemilihan. Seperti yang disampaikan oleh salah satu Penyedia kepada Okedaily.com.

“Spesifikasi tiang PJU (Penerangan Jalan Umum) mengkerucut pada satu produsen yaitu ‘Mulcindo Pole’. Padahal di Jawa Timur ini ada tiga produsen tiang. Kenapa tidak dicantumkan tiga-tiganya, atau dua produsen sebagai pembanding, atau jangan disebutkan sekalian.” ujarnya.

Menanggapi spesifikasi teknis yang sering menuai kontroversi pada sejumlah tender. LPSE Sumenep melalui Idham, memberikan keterangannya di beberapa media.

“LPSE ini hanya menyalin kerangka acuan kerja (KAK, red) saja yang diajukan oleh PPK. Bahasa kerennya saja saya hanya menjual,” dalihnya.

Sementara itu, kabar lain yang lebih mengejutkan datang dari Penyedia lain yang kami rahasiakan identitasnya. Lewat sambungan seluler dengan blak-blakan ia mengungkapkan.

Baca Juga :  Perpres Dana Abadi Pesantren Ditanda-tangani, PW IPNU Sumatera Utara: Siap Kawal Sampai Tepat Sasaran

Bahwa dirinya sempat bertemu sebelumnya dengan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumenep yang juga merangkap PPK, Agustiono  Sulasno.

“Dua kali kami bertemu di Surabaya dengan Kadishub Sumenep, yang pertama malah sempat berkunjung ke perusahaan kami,” ungkapnya.

Ketika disinggung apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan tender Pengadaan dan Pemasangan Tiang Oktagonal Lengkap milik Dishub Sumenep.

Dengan terburu-buru mengakhiri perbincangan, Penyedia tersebut mengatakan, “Nanti saya ceritakan lengkapnya, yang jelas kami bertemu dan saya enetertain! Kita komunikasi lagi nanti ya,” tukasnya sambil mengakhiri panggilan.

Okedaily.com kemudian menghubungi Agustiono Sulasno via perpesanan aplikasi WhatsApp, guna mendapatkan konfirmasi terkait dugaan pengkondisian tender oleh dirinya selaku PPK Dishub Sumenep, namun belum berhasil.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum
Nama Anggota DPR RI Masuk Desil 4, Dinsos Toraja Utara Beri Penjelasan
Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati
Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi
Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas
Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Related News

Kamis, 10 September 2026 - 17:57 WIB

SOP Baru Produk Hukum Sumenep: Menata Prosedur, Menjaga Kepastian Hukum

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14 WIB

Korban Salah Data, Ibu Sumaina Masih Bernafas Tapi Negara Mencatatnya Mati

Rabu, 2 September 2026 - 10:37 WIB

Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB