Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Regional

Forum Gerakan Peduli Sapeken Audiensi Kinerja Korup TKSK Sapeken?

Avatar of Okedaily
×

Forum Gerakan Peduli Sapeken Audiensi Kinerja Korup TKSK Sapeken?

Sebarkan artikel ini
Forum Gerakan Peduli Sapeken Audiensi Kinerja Korup TKSK Sapeken?
Aktivis Forum Gerakan Peduli Sapeken saat Audiensi Terkait TKSK Sapeken Yang Ditengarai Tidak Prosedural Rekrutmen, di Pendopo Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep [aditya/okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – Sejumlah perwakilan Masyarakat Sapeken yang menamakan diri Forum Gerakan Peduli Sapeken mengadakan audiensi di Kantor Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan materi Kinerja Korup TKSK Sapeken, Jum’at (15/10).

Acara Audiensi Forum Gerakan Peduli Sapeken tersebut dipimpin oleh Aminullah, S.Pd., Plt Camat Sapeken yang baru saja ditunjuk 15 hari yang lalu, didampingi oleh Plt Sekcam Ainur Rasyid dan juga Meidarta Kasubag Perencanaan dan Keuangan.

Baca Juga : Klarifikasi Tudingan Pemalsuan Dokumen Purse Seine, TKSK Sapeken Terlibat?

Tampak hadir dalam acara audiensi itu Ketua Forum Gerakan Peduli Sapeken Ustadz Suraini Ahyan beserta Sekretaris Syarif Hidayat, Husnul Yakin perwakilan Pemuda SapekenBustamil Sekdes Sadulang bersama BPD Ibrahim Hadi, Kasi Kesra Desa Sabuntan, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sapeken Rusman Alamsyah, serta perwakilan masyarakat lainnya.

Ustadz Suraini saat diberikan kesempatan mengawali untuk menyampaikan beberapa keluhan hasil pengaduan Masyarakat menyampaikan, kalau TKSK Sapeken dapat dinilai tidak prosedural dan tak profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Dalam proses pendataan Verval (Verifikasi dan Validasi, red) pemutakhiran DTKS, TKSK Sapeken tidak pernah berkoordinasi dengan pihak desa, dalam artian TKSK Sapeken tidak melakukan prosedur yang benar. Tidak profesional karena yang bersangkutan lebih banyak berada di Sumenep,” ujarnya.

Baca Juga :  Puskesmas Legung Sumenep Gelar Mini Lokakarya, Camat Mujib : Kemajuan Signifikan

Sementara, hal senada juga diungkapkan oleh Ibrahim Hadi BPD Desa Sadulang tentang tidak adanya koordinasi yang dilakukan oleh TKSK Sapeken dengan Desa Sadulang terkait penunjukan Tim Verval. Bahkan dirinya juga menerangkan bahwa tidak ada satupun KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang memegang kartu pencairan.

Baca Juga : Lewat Batas Usia Menurut Permensos, TKSK Sapeken Harus Berhenti?

“Tentang tidak adanya koordinasi selama ini dari TKSK Sapeken terhadap pihak desa juga terjadi di Desa Sadulang. Untuk KPM di Sadulang juga tidak ada yang memegang sendiri kartu pencairan. Sebagian KPM juga diarahkan oleh orangnya TKSK Sapeken untuk tidak melakukan pencairan di Agen e-warung yang ada di Sadulang,” terangnya.

Kemudian BPD Sapeken yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah menyayangkan ketidakhadiran TKSK Sapeken, yang menjadi obyek materi audiensi. Dirinya juga berharap bahwa Acara Audiensi ini harus segera ditindaklanjuti dengan menghadirkan TKSK, Pendamping PKH bersama seluruh Agen e-warung yang ada.

“Sebenarnya apa yang telah disampaikan oleh teman-teman (peserta audiensi, red) memang betul terjadi selama ini. Kalau diibaratkan penyakit ini sudah akut dan perlu segera diobati. Saya meminta kepada Pak Camat untuk segera mengadakan pertemuan kembali dengan menghadirkan para pihak terkait,” jelasnya.

Baca Juga :  Ciri BUMDes Sehat Berkontribusi Terhadap PADes

Baca Juga : Astaga, Sanak Saudara TKSK Sapeken Dominasi Agen e-Warung

Lebih lanjut, Aminullah, S.Pd., sebagai Pelaksana Tugas Camat Sapeken menyampaikan, bahwa dirinya sangat berterimakasih atas apa yang disampaikan oleh masyarakat melalui Acara Audiensi Forum Gerakan Peduli Sapeken. Dan ini akan menjadi masukan bagi kami untuk dapat segera melakukan perbaikan juga akan segera diteruskan kepada dinas terkait.

“Saya anggap acara audiensi hari ini adalah bentuk perhatian Masyarakat Sapeken kepada saya dan juga harapan akan perbaikan kedepannya, yang InsyaAllah ini merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan baik,” ungkapnya.

Kemudian, Plt Camat Sapeken menegaskan akan segera meneruskan hasil Acara Audiensi Forum Gerakan Peduli Sapeken kepada Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, terkait bagaimana keputusannya nanti dirinya mengatakan hanya bisa memberikan rekomendasi.

Baca Juga : Kuat Dugaan TKSK Sapeken Asal Tunjuk Tim Verval Pemutakhiran DTKS

Sementara Rahman TKSK Sapeken, kembali tidak mengindahkan konfirmasi yang dilakukan oleh awak media tentang Acara Audiensi terkait kinerjanya.

Bahkan pernyataannya pada salah satu media menuduh pemberitaan terkait dirinya sebelumnya tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu.

Padahal awak media telah berupaya menghubungi yang bersangkutan via panggilan seluler maupun percakapan whatsapp yang bisa dibuktikan.