Dengan demikian, ukuran keberhasilan investasi migas tidak semata-mata, berapa besar minyak dan gas yang keluar dari bumi. Ukuran yang lebih penting adalah, berapa besar kesejahteraan yang tinggal di daerah setelah migas tersebut diproduksi.
PI 10 Persen Jangan Sampai Terlambat
Ada satu instrumen lain yang tidak boleh luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni Participating Interest (PI) 10 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Permen ESDM Nomor 37 Tahun 2016 mengatur penawaran PI 10 persen pada wilayah kerja migas. Aturan tersebut telah diubah melalui Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2025 dan masih berstatus berlaku.
Dalam ketentuan tersebut, PI 10 persen merupakan instrumen agar daerah penghasil dapat ikut memiliki kepentingan dalam pengelolaan wilayah kerja migas.
Kementerian ESDM menjelaskan bahwa mekanisme PI memberikan ruang bagi daerah untuk ikut berperan dalam pengelolaan, sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan migas.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep harus mulai mempersiapkan diri secara serius. Bukan ketika produksi sudah berjalan baru sibuk mencari dokumen, dan bukan ketika kontrak komersial sudah berjalan baru membentuk tim.
Bahkan, jangan sampai ketika kesempatan sudah sempit baru berdebat mengenai siapa yang berhak. Hak daerah harus dikawal sejak awal.
Belajar dari Pengalaman PT KEI Ltd
Pengalaman Participating Interest atau PI 10 persen, pada wilayah kerja migas lain di Sumenep, tepatnya di Kepulauan Sapeken, semestinya menjadi pelajaran.
Kisah panjang mengenai PI pada Blok Kangean yang melibatkan Kangean Energy Indonesia (KEI) menunjukkan, bahwa hak ekonomi daerah dalam industri migas tidak selalu sederhana.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Hasan Al-Hakiki
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya




![KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260902_095911.jpg?v=1788318113)




![GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_173301-225x129.jpg?v=1791285201)
![GPS saat menyampaikan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan Desa Saobi kepada DPMD Kabupaten Sumenep. Audiensi tersebut menjadi ruang penyampaian sejumlah pertanyaan publik mengenai pelayanan, transparansi anggaran, partisipasi BPD dan aparatur desa, serta keterbukaan informasi. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_171734-225x129.jpg?v=1791281902)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
