Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi

- Editorial Team

Rabu, 2 September 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang. ®okedaily.com [foto: istimewa]

KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang. ®okedaily.com [foto: istimewa]

Berdasarkan informasi perusahaan, wilayah kerja tersebut memiliki luas sekitar 4.567,34 kilometer persegi dan mencakup wilayah operasi darat serta lepas pantai di kawasan Jawa Timur.

Sedangkan kontrak area South East Madura, tercatat diberikan kepada EML pada, 5 Mei 2009. Dimana aktivitas eksplorasi EML juga tidak asing bagi masyarakat Sumenep.

Diketahui, kegiatan pengeboran sumur eksplorasi ENC-01 di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, pada 2012 silam.

Sementara sumur ENC-02 juga terletak di alamat yang sama, kemudian menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan eksplorasi blok tersebut.

Bahkan, laporan Ditjen Migas mencatat POD I Lapangan ENC pada WK South East Madura telah memperoleh persetujuan Menteri ESDM, pada 14 April 2022.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Artinya, proyek ini bukan lagi sekadar cerita eksplorasi. Ada tahapan pengembangan lapangan yang telah masuk dalam dokumen resmi pengembangan hulu migas.

Potensi Besar di Bawah Tanah Sumenep

EML menyebut hasil kajian pada 2014 silam, memperkirakan terdapat sekitar 30 prospek dan lead di South East Madura Block dengan kandungan minyak sekitar 956 juta barel dan Gas 1,5 TCF.

Baca Juga :  Polsek Tlanakan Pamekasan Door to Door
Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi
Kondisi terkini sumur ENC-01 dan ENC-02 peninggalan PT EML pasca ekplorasi di Sumenep yang siap dieksploitasi. ®okedaily.com

Potensi atau sumber daya hidrokarbon tidak otomatis berarti seluruhnya dapat diproduksikan dan menjadi penerimaan daerah. Ada tahapan teknis, keekonomian, pengembangan lapangan, produksi, penjualan, biaya operasi, serta ketentuan fiskal yang harus dilalui.

Oleh karena itu, publik kota keris, sebutan lain dari Kabupaten Sumenep tidak cukup hanya diberi kabar mengenai besarnya potensi cadangan.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi Surahman

Editor : Hasan Al-Hakiki

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas
Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?
Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan
Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?
Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Related News

Rabu, 2 September 2026 - 10:37 WIB

Gus Kikin, Bos Migas Terpilih Jadi Ketum PBNU: Saat Kepemimpinan NU Bersinggungan dengan Kekayaan Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Gonta-ganti Kapolres, Tambang Galian C Ilegal di Sumenep Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Menolak Wacana Sumenep Kepulauan, GMNI Nyekar ke Makam Para Pahlawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Latest News