Mereka berhak mengetahui berapa produksi aktual, berapa nilai penjualan, berapa biaya pengembangan, berapa penerimaan negara, berapa bagian daerah, serta berapa manfaat ekonomi yang benar-benar masuk ke masyarakat.
Inilah titik pentingnya. Kekayaan alam harus diterjemahkan menjadi kesejahteraan, bukan berhenti sebagai angka di atas kertas.
Ketika Gas ENC Bertemu Kebutuhan Listrik Madura
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perkembangan terbaru juga menunjukkan bahwa Lapangan ENC memiliki arti strategis lebih luas. Pada Maret 2025, PT PLN EPI dan EML menandatangani PJBG dari Lapangan ENC untuk kebutuhan kelistrikan Madura.

PLN menyebut, pasokan tersebut penting untuk memperkuat keandalan sistem listrik Madura yang selama ini bergantung pada pasokan dari Pulau Jawa.
Ini berarti gas dari perut bumi Sumenep bukan hanya memiliki nilai komersial, namun juga berhubungan dengan ketahanan energi kawasan.
Maka pertanyaannya menjadi lebih besar, jika energi berasal dari tanah Sumenep, seberapa besar manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat Sumenep?. Pertanyaan tersebut sah diajukan dalam ruang publik.
Jangan Hanya Menghitung DBH
Salah satu manfaat yang paling sering dibicarakan, ketika daerah memasuki fase produksi migas adalah Dana Bagi Hasil (DBH).
Tetapi pembangunan daerah penghasil tidak seharusnya hanya dihitung dari berapa rupiah DBH yang diterima APBD. Ada rantai ekonomi yang jauh lebih panjang.
Mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal, kontrak bagi pelaku UMKM, jasa transportasi, pengadaan barang, peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga transfer pengetahuan dan teknologi.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Hasan Al-Hakiki
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya




![KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260902_095911.jpg?v=1788318113)




![GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_173301-225x129.jpg?v=1791285201)
![GPS saat menyampaikan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan Desa Saobi kepada DPMD Kabupaten Sumenep. Audiensi tersebut menjadi ruang penyampaian sejumlah pertanyaan publik mengenai pelayanan, transparansi anggaran, partisipasi BPD dan aparatur desa, serta keterbukaan informasi. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_171734-225x129.jpg?v=1791281902)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
