Karena itu, setiap proses pembebasan lahan harus memastikan:
1. Status kepemilikan tanah jelas;
2. Pemilik atau pihak yang berhak teridentifikasi;
3. Nilai kompensasi disepakati secara transparan;
4. Proses administrasi terdokumentasi;
5. Tidak ada tekanan kepada masyarakat;
6. Tersedia mekanisme pengaduan dan penyelesaian sengketa.
Jangan sampai kekayaan energi yang seharusnya membawa kemakmuran justru melahirkan konflik agraria.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gus Kikin dan Tantangan Etika Kepemimpinan
Di sinilah posisi Gus Kikin menjadi menarik. Sebagai pengusaha, ia tentu memiliki hak untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai hukum.
Namun sebagai Ketua Umum PBNU, ia juga memiliki tanggung jawab moral dan organisasi yang jauh lebih luas.
Karena itu, publik berhak berharap adanya standar transparansi dan tata kelola yang tinggi ke depannya.
Bukan karena Gus Kikin otomatis memiliki konflik kepentingan hanya karena mempunyai latar belakang bisnis migas.
Tetapi karena kepemimpinannya di PBNU akan berlangsung bersamaan dengan keberadaan bisnis di sektor strategis yang bersentuhan dengan kepentingan publik. Sebab transparansi adalah jalan keluar paling sehat.
Jika diperlukan, batas antara kepentingan organisasi dan kepentingan bisnis harus dibuat terang. Struktur kepemilikan, jabatan, kewenangan, serta potensi benturan kepentingan harus dapat dijelaskan secara terbuka kepada publik.
Kepemimpinan yang kuat bukan kepemimpinan yang menghindari pertanyaan. Sebaliknya, kepemimpinan yang kuat adalah kepemimpinan yang mampu menjawab pertanyaan dengan data.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Hasan Al-Hakiki
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya





![KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260902_095911-225x129.jpg?v=1788318113)
![Ratusan jamaah memadati lokasi Pengajian Akbar yang digelar FKS Nurul Jadid di Pulau Sapudi. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260902_093304-225x129.jpg?v=1788317200)
![OJK mencabut izin usaha PT BPR Citra Bersada Abadi di Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada 19 Agustus 2026. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260901_014814-225x129.png?v=1788235862)

![Ketua Umum DPP AWDI, Budi Wahyudin Syamsu, bersama jajaran pengurus saat mengikuti rapat koordinasi persiapan pelantikan DPW AWDI DKI Jakarta di Kantor Pusat AWDI, Jakarta, Minggu (30/8/2026). ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260831_182402-225x129.jpg?v=1788175565)
![Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, diikuti 26 lembaga pendidikan nampak meriah. ®okedaily.com [foto: Supriyadi Prayitno]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260830_154721-225x129.jpg?v=1788081395)




![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-360x200.jpg?v=1787026997)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-360x200.jpg?v=1786970828)

![Gebyar Kehati PAUD H.I. El-fath sukses semarakkan peringatan HUT RI ke-81. Melalui lomba keluarga, semangat kemerdekaan dan kebersamaan terasa begitu hangat. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260815_161230-360x200.jpg?v=1786812364)
