Tersangka Kasus Pungli Pasar Lenteng Ditahan Kejari Sumenep

Avatar of Okedaily

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejari Sumenep Press Release Kasus Pungli Pasar Lenteng Sumenep. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Kejari Sumenep Press Release Kasus Pungli Pasar Lenteng Sumenep. ©Okedaily.com/Bang_dJ

OKEDAILY, MADURA Ketiga orang tersangka kasus pungutan liar (Pungli) Pasar Lenteng, Kabupaten Sumenep pada, Kamis (27/10) kemaren, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Seusai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 2 jam oleh tim penyidik, ketiga tersangka kasus pungli tersebut langsung dijebloskan ke dalam rumah tahanan kelas IIB Sumenep, mengenakan baju orange.

Trimo, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, kepada awak media menyampaikan bahwa ketiga tersangka itu ditahan berdasarkan alasan objektif dan subjektif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Trimo, jaksa menemukan dua alat bukti berdasarkan Pasal 12 huruf (e) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto 55 KUHP.

Baca Juga :  Jumat Curhat di Tambelangan, AKBP Siswantoro : Polres Sampang Akan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Artinya, ketiga tersangka kasus pungli tersebut dijerat dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling sedikit 4 tahun dan paling lama 20 tahun kurungan penjara.

“Ketiga pelaku ini sudah terbukti melakukan tindak kejahatan pungli atau pemerasan terhadap para pedagang los (kios) di pasar Lenteng. Alat buktinya jelas sebanyak 17 juta rupiah lebih uang ditahan dari tangan tersangka dan alat bukti lainnya,” terang Trimo.

Baca Juga :  Tepat Hari Sumpah Pemuda Gedung DPRD Sumenep Disegel

Lebih lanjut Trimo menjelaskan, bahwa ketiga tersangka dijerat dua pasal tersebut atas penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi atau secara bersama-sama melakukan pemerasan atau pungli.

“Nanti lebih jelasnya akan dibuka semua oleh Jaksa di persidangan umum dan disitu akan ketemu apakah ada tersangka baru atau tidak,” ujarnya.

Tersangka Kasus Pungli Pasar Lenteng Ditahan Kejari Sumenep
Tangisan Keluarga Tersangka Kasus Pungli Pasar Lenteng Sumenep Pecah Saat Ketiganya Diangkut ke Mobil Tahanan Kejari Sumenep. ©Okedaily.com

Adapun kronologi perbuatan ketiga tersangka tersebut, jelas Trimo, terjadi sejak April-Juni 2020 dengan modus pemerasan terhadap pedagang kecil di kios pasar Lenteng. Sehingga terjadilah OTT pada, 28 Juni 2020 silam.

“Maka disini oleh penyidik ditemukan bukti uang hasil perbuatan ketiganya sebanyak 40 juta rupiah lebih, sedangkan barang bukti uang yang 17 juta rupiah lebih saat terjadi OTT (Operasi Tangkap Tangan), jelasnya disitu rentetan kejadiannya,” tandas Kajari Sumenep Trimo.

Baca Juga :  Kemenkumham Bali Deportasi Lima WNA, Wayan Koster : Hormati Budaya Bali dan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Sementara pada sore itu, nampak di depan pintu masuk Kantor Kejari Sumenep, tepatnya dekat mobil tahanan yang siap mengangkut ketiga tersangka itu sudah menunggu sanak keluarga dengan isak tangis.

Diketahui, ketiga tersangka kasus pungli yang ditahan tersebut, masing-masing berinisial MRS seorang PNS (Kepala Pasar Lenteng). Sedangkan STN dan JHN merupakan pekerja harian lepas atau honorer.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah
Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar, Khusus Orang Dekat Bupati?
Kasus Penganiayaan WNA oleh Advokat Ni Komang Monica Christin Dani Naik ke Penyidikan

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:30 WIB

LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:33 WIB

Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?

Berita Terbaru

Sosialisasi PMB STAI Al-Hikmah Medan di SMA Negeri 2 Simpang Kiri Subulussalam, dan Pesantren Babussalam Aceh Singkil. ©okedaily.com/Ilham HB

Nasional

STAI Al-Hikmah Medan Sosialisasi PMB di Aceh Singkil

Senin, 9 Mar 2026 - 18:26 WIB