Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

- Editorial Team

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaraan motor roda dua yang diduga bodong menjadi barang bukti sindikat di Pulau Sapudi. Terkuaknya fakta baru ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. ®okedaily.com

Sejumlah kendaraan motor roda dua yang diduga bodong menjadi barang bukti sindikat di Pulau Sapudi. Terkuaknya fakta baru ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. ®okedaily.com

OkeDaily.com – Kasus sindikat kendaraan motor bodong tanpa dokumen resmi sah di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, menyisakan fakta baru yang terungkap di kalangan publik.

Kasuistik kendaraan motor bodong di Pulau Sapudi sudah mengakar dan menjadi kultur yang berkepanjangan, hingga diduga dipelihara sampai bertahun-tahun.

Sindikat perdagangan kendaraan motor bodong di Bumi Adipodey, sebutan lain Pulau Sapudi, menjadi lahan kerja oknum untuk mendapatkan keuntungan yang melimpah.

Kendaraan motor yang masuk menuju ke Pulau Sapudi, rata masih mulus dan gress. Setiap unit motor dibekali dua kunci, surat jalan, dan STNK yang masih berlaku.

Oknum penadah tak sedikit, banyak yang berani memebeli barang dagangan motor hasil curian. Mereka rata mengambil dari dealer hasil kredit macet yang dilimpahkan dari tangan pertama kepada orang lain.

Baca Juga :  Pemerintahan Jangan Ugal-ugalan, Hibah APBD Harus Patuh Hukum!

Warga menyebut motor STNK Only “STNK Saja”. Harganya relatif murah, mencapai separuh harga dari motor resmi pembelian cash yang baru keluar dari dealer.

Tak hanya motor, sindikat mobil tanpa dokumen yang sah juga marak di Pulau Sapudi. Banyak mobil dengan double kunci dan STNK yang masih berlaku diduga dilindungi oleh oknum kepolisian dengan dalih-dalih uang keamanan yang layak.

Baca Juga :  Pajak Reklame Diduga Bocor, BPPKAD Sumenep Berikan Klarifikasi

Kegaduhan bermula saat terjadi penangkapan terhadap salah satu pemilik sepeda motor di Pelabuhan Tarebung, Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah
Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar, Khusus Orang Dekat Bupati?

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Fakta Baru Sindikat Motor dan Mobil Bodong di Pulau Sapudi, Polisi Cari Aman?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Latest News