Ketika Ambulance Achmad Fauzi Peduli Sulit Dijangkau

- Editorial Team

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okedaily.com, Sumenep – Ambulance Achmad Fauzi Peduli menjadi rujukan transportasi pelayanan kesehatan bagi Masyarakat Sumenep yang membutuhkan. Namun kini kehadirannya begitu sulit dirasakan.

Achmad Fauzi yang kala itu masih menjabat Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, meluncurkan layanan kesehatan yang diberi nama Ambulance Achmad Fauzi Peduli, yang dalam waktu singkat menjadi primadona Masyarakat Sumenep.

Momentum Pilkada Sumenep 2020 lalu adalah saat dimana Ambulance Achmad Fauzi Peduli, begitu menjadi pilihan Masyarakat. Terutama wilayah Kepulauan Sumenep yang sangat terbantukan dengan keberadaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikarenakan Ambulance Achmad Fauzi Peduli bukan hanya membawa pasien rujukan, tetapi juga seringkali dimanfaatkan untuk menjemput jenazah Masyarakat Kepulauan Sumenep yang meninggal di luar Sumenep.

Baca Juga : Ada Hajatan di Depan IGD RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep?

Ambulance Achmad Fauzi Peduli Berhenti Beroperasi

Saat ini Masyarakat Sumenep tidak dapat lagi menggunakannya, seperti yang disampaikan oleh Ferdi yang dikenal sebagai supir dari Ambulance Achmad Fauzi Peduli di salah satu WAG (WhatsApp Group), Rabu (15/09) malam.

Baca Juga :  Lewat Batas Usia Menurut Permensos, TKSK Sapeken Harus Berhenti?

“Mohon maaf untuk Ambulance Achmad Fauzi Peduli sudah tidak beroperasi lagi mohon untuk disampaikan,” tulisnya di salah satu WAG.

Ketika Ambulance Achmad Fauzi Peduli Sulit Dijangkau

Kemudian Ferdi menambahkan, sedari pagi banyak telepon masuk kepadanya yang membutuhkan Ambulance Achmad Fauzi Peduli. Salah satunya untuk membawa jenazah dari daerah Bangselok Sumenep ke Sampang, tetapi dengan berat hati tidak dapat dilayani.

“Saya bingung yang mau jawab apa sama keluarga pasien, di satu sisi saya harus menjaga nama baik Pak Fauzi. Alternatifnya saya lempar sama ambulance teman tapi keluarga mengeluh tarifnya mahal tidak seperti ambulance nya Pak Fauzi (Ambulance Achmad Fauzi Peduli, red).” Ketiknya.

Baca Juga : SPBU 5469402 Pamolokan Baru Mengurus IMB?

Alih Fungsi Ambulance Achmad Fauzi Peduli

Baca Juga :  Dukungan Pemkab Sumenep Dongkrak Semangat Layanan RSUD Moh Anwar

Berdasarkan postingan yang dishare oleh akun Bang Juned Tim BJ di Facebook, Ambulance Achmad Fauzi Peduli kini dipergunakan oleh salah satu Cakades (Calon kepala desa) di Desa Batuan, Sumenep.

Ketika Ambulance Achmad Fauzi Peduli Sulit Dijangkau

Meskipun terlihat dari photo yang tampil di status akun tersebut tetap digunakan sebagai ambulance, namun lingkupnya Ambulance Achmad Fauzi Peduli menjadi lebih kecil karena digunakan pada skala desa.

Sebab, tampak pada sebagian besar badan kendaraan Ambulance Achmad Fauzi Peduli tertempel sticker Bang Juned Cakades Batuan, yang lengkap dengan nomor urutnya. Postingan tersebut juga mendapat ratusan like dari akun-akun lain.

Baca Juga : Bertahun-tahun Nikmati Gaji Buta, ASN SMPN 2 Ra’as Terancam Dipecat?

Beragam Komentar Terhadap Ambulance Achmad Fauzi Peduli

Berbagai macam tanggapan pun muncul terkait alih fungsi Ambulance Achmad Fauzi Peduli di berbagai WAG Sumenep, mulai dari yang bernada negatif hingga yang tetap berpikir positif.

Baca Juga :  Tantang Jurnalis, Seorang Pemuda Sapudi Lindungi JUT Tak Sesuai RAB

Bismillah Melayani… Seharusnya mobil ambulance jauh lebih mulia daripada dijadikan mobil kampanye kades yang merupakan kepentingan pribadi,” komentar Masyarakat Kepulauan Sapudi.

Masyarakat Kepulauan Kangean juga turut berkomentar, “Pelayanannya kok hanya seumur jagung, tidak sesuai dengan semangat Bismillah Melayani, kiamat.” komennya.

Baca Juga : BKPSDM Sumenep Umumkan Jadwal Serta Lokasi Tes CPNS dan PPPK

“Kalau program perseorangan bersifat musiman ga jadi soal, sesuai keinginan dan kepentingan. Yang mestinya bertanggung jawab itu lembaga lembaga pelayanan publik, karena ada anggaran dan sumberdaya untuk itu,” tulis salah satu Masyarakat yang lain.

Okedaily.com kemudian mencoba menghubungi penanggung jawab Ambulance Achmad Fauzi Peduli untuk meminta konfirmasinya, yang diketahui bernama Anwar, melalui pesan singkat di WhatsApp. Namun tidak ada tanggapan walau terlihat centang biru tanda pesan sudah terbaca.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:07 WIB

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Berita Terbaru

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperkuat diri sebagai pusat rujukan medis modern. Fasilitas dan layanan baru dihadirkan untuk warga Sumenep dan Madura. ©okedaily.com [Foto: Direktur dr. H. Erliyati, M.Kes.]

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Naik Kelas Jadi Rujukan Utama

Sabtu, 18 Jul 2026 - 15:42 WIB

Sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan kegiatan di Mapolresta Sumenep hanya dapat menunggu di luar area. Padahal, sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap badan publik wajib memberikan akses informasi. ©okedaily.com [foto: Fauzi AS, Pengamat Kebijakan Publik]

Kopini

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Sabtu, 18 Jul 2026 - 14:14 WIB

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB