Kirab Santri dan Tour Religi, Cara PAC Ansor Gayam Rayakan HSN 2021

- Redaksi

Jumat, 22 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Kader Ansor Gayam Pada Sesi Photo Bareng Sebelum Kirab Dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2021 [okedaily.com/H_Kiki]

Jajaran Kader Ansor Gayam Pada Sesi Photo Bareng Sebelum Kirab Dalam Rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2021 [okedaily.com/H_Kiki]

Okedaily.com, Sumenep – Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2021, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Gayam Sumenep Jawa Timur, melaksanakan kirab santri dan ziarah akbar waliyullah di Pulau Sapudi.

Acara tersebut diikuti oleh sejumlah santri pesantren (Mushola, red), Pemuda Sholawat Nariyah, Fatayat, Muslimat, dan Pengurus Ranting Ansor Se-Kecamatan Gayam dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Gayam. Jum’at, (22/10).

Beberapa makam Wali yang didatangi adalah Makam Sunan Wiro Kromo (Penembahan Blingi) dan Sunan Wiro Broto (Penembahan Adi Podey).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Demo 2 Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin Kepala Kader HMI Mataram Bocor, PB HMI : Kapolri Evaluasi Kapolda NTB

Ketua PAC Ansor Gayam, Misyanto menyampaikan, bahwa acara tersebut merupakan langkah dalam mendekatkan diri kepada para Waliyullah, sebab menurutnya dilain sisi sebagai bentuk euforia merayakan hari santri, juga sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah, SWT.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bojonegoro Melaporkan Bupati Karena Tersinggung di Percakapan WhatsApp Group

“Jadi ada dua substansi yang kita dapatkan, pertama sebagai upaya mengenang perjuangan santri dalam mengawal kemerdekaan RI, kedua untuk menjalin hubungan vertikal sebagai hamba kepada sang pencipta,” ujarnya.

Kirab Santri dan Tour Religi, Cara PAC Ansor Gayam Rayakan HSN 2021

Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa Yanto meminta, agar Pengurus Ansor di Gayam harus tetap semangat dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. Sebab menurutnya, jangan sampai setelah kirab ini justru kita menjadi acuh terhadap kepentingan organisasi.

“Kita harus selalu kompak, jangan sampai organisasi Pemuda Ansor vakum, sebab kalau bukan kita sebagai pemuda, siapa yang akan melakukan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya saat ditemui oleh awak media.

Baca Juga : Saleh PTT KUA Gayam : Saya Tidak Lakukan Penipuan

Lebih lanjut Yanto menyampaikan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi semangat juang Pimpinan Ansor Kecamatan Gayam.

Baca Juga :  Jaksa Menolak Tim Bankum Polda Jatim Pada Persidangan Penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi

Dirinya menegaskan bahwa jangan sampai menyalahkan niat untuk mengabdi di Ansor, sebab menurutnya, Ansor adalah bagian dari bentuk perjuangan untuk mengabdi pada Masyarakat, Negara dan Agama.

“Jadi kita harus luruskan niat dari awal, disitu kita akan tahu loyalitas setiap anggota terhadap organisasi,” jelasnya.

Selain dari pada itu, alumni PMII Malang itu juga berpesan agar pemuda Ansor harus tetap konsisten dalam memperjuangkan segala bentuk kebenaran.

Baca Juga : Soal Dugaan Bolos, Penjaga SDN 3 Pancor Tuding Kepala Sekolah Pilih Kasih

“Pupuklah terus semangat kita, InsyaAllah jika kita tetap berada di jalan yang benar, akan mendapatkan barokahnya Kiai-Kiai Nahdlatul Ulama’ (NU), ” tandasnya.

Ditempat yang sama, Ketua MWC NU Gayam, Mas’ud SH, mengatakan sangat bersyukur, banomnya yang dari GP Ansor bisa melaksanakan kegiatan kirab santri dan tour religi.

Baca Juga :  PMKM Prima Indonesia DPC Kota Medan Jalin Hubungan Silaturahmi Ke Camat Medan Amplas

Sebab menurut dia, hal itu merupakan momen penting untuk terus ditindak lanjuti, sebagai upaya mempertahankan ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah agar bisa ditiru oleh lembaga lainnya.

“Alhamdulillah, dari lembaga Ansor, Fatayat dan banom NU yang ada di Gayam bisa berpartisipasi untuk merayakan HSN, ” ungkapnya.

Baca Juga : Korban Dishub Sumenep Pada Perluasan Bandara Trunojoyo Bertambah

Selain itu, pria alumni PP Syalafiyah Syafiiyah Sukorejo itu menyampaikan, setumpu harapannya agar kegiatan ini bisa ditindak lanjuti untuk tahun mendatang.

“Terutama untuk menjaga kekuatan rohani kita melalui perantara sunan – sunan yang ada di Sapudi, yaitu Sunan Wiro Broto dan Sunan Wiro Kromo,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wongsojudo Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar
HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya
Bupati Wongsojudo: Menjaga Gamelan dan Topeng Sumenep dari Kepunahan
MWC NU Bangsalsari Sukses Gelar Resepsi Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Wongsojudo Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:50 WIB

HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:17 WIB

Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong

Berita Terbaru