Menjaga Semangat dan Nilai Ke-NU-an di Usia ke-102

- Editorial Team

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Redaksi Okedaily.com sekaligus Wakil Ketua MWC NU Bangsalsari, Maswar (tengah), diapit Ketua, H. Abdullah (kanan) dan Sekretaris, Ust. Yaqien (kiri) menghadiri acara Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah Jember. ©Okedaily.com

Anggota Dewan Redaksi Okedaily.com sekaligus Wakil Ketua MWC NU Bangsalsari, Maswar (tengah), diapit Ketua, H. Abdullah (kanan) dan Sekretaris, Ust. Yaqien (kiri) menghadiri acara Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah Jember. ©Okedaily.com

JEMBER, OKEDAILY Perjalanan panjang Nahdlatul Ulama (NU) yang telah memasuki usia ke-102 adalah bukti nyata kekokohan organisasi Islam terbesar di Indonesia ini dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Perayaan harlah NU, pada Sabtu (25/1), yang digelar oleh MWC NU Bangsalsari di Ponpes Darul Hidayah Gambirono, Bangsalsari, Jember, menjadi salah satu wujud konkret bagaimana semangat ke-NU-an terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga :  Kiai Jabidin Gelar Konsolidasi dan Silaturrahim Minta Arahan Para Kiai

Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, Ketua MWC NU Bangsalsari, H. Abdullah, dengan tegas mengingatkan pentingnya menjaga amanah besar para pendiri NU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan ini menjadi relevan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, di mana nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang menjadi ruh NU harus tetap dijaga dan diperkuat.

Pelantikan pengurus anak ranting serta kehadiran lintas organisasi pendukung seperti Fatayat, Muslimat NU, Ansor, dan Banser menunjukkan kekompakan yang menjadi salah satu kekuatan NU selama ini.

Baca Juga :  Rais Aam PBNU : R20 Ajak Para Pemimpin Agama Bangun Peradaban Baru Berdasar Persamaan Hak

Namun, keberhasilan acara ini juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan komitmen adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan internal maupun eksternal organisasi.

Sementara harapan yang disampaikan oleh Sekretaris MWC NU Bangsalsari, Ust. Yaqien, agar acara ini membawa keberkahan dan hikmah, menjadi doa bersama untuk NU di masa depan.

Adapun tantangan modernitas, digitalisasi, dan dinamika sosial-politik harus dijawab dengan penguatan kaderisasi dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para muassis NU.

Baca Juga :  Raja Hantu Sebut Erina Pembohong Besar, Ini Alasannya

Resepsi harlah NU ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk merenungkan kembali peran besar NU dalam menjaga Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Semoga NU terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa, sesuai dengan cita-cita besar para pendirinya. Selamat Harlah NU ke-102!

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo
Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?
Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari
Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?
LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging
Unsur Pansel Dirahasiakan, Apakah Pj Sekda Boleh Menjadi Bagian?
Isu Kredit Tanpa Agunan Mencuat, Nasabah BPRS Bhakti Sumekar Mulai Resah
Dugaan Kredit Tanpa Agunan di BPRS Bhakti Sumekar, Khusus Orang Dekat Bupati?

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:51 WIB

Mata Siber dan Srikandi Jaga Desa di Garis Depan Program Presiden Prabowo

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:31 WIB

Tata Kelola BPRS Bhakti Sumekar Dalam Bahaya, Ada Intervensi Bupati Sumenep?

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

Menjaga Marwah Bank Daerah, Tanggung Jawab Bupati Sumenep Tak Bisa Dihindari

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:57 WIB

Kredit Berbasis Kedekatan di BPRS Bhakti Sumekar, Langgar Regulasi Perbankan?

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:30 WIB

LABHI Bali dan Berdikari Law Office Lawan Dugaan Kriminalisasi Kakanwil BPN Bali I Made Daging

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB