Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

- Editorial Team

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Pemandangan itu tentu patut dirayakan. Tetapi simbol kemerdekaan akan kehilangan maknanya apabila tidak berjalan beriringan dengan realitas kehidupan masyarakat.

Di Madura, misalnya, persoalan ekonomi rakyat masih menjadi pekerjaan besar. Petani tembakau menghadapi persoalan harga dan posisi tawar.

Sejumlah kajian dan pemberitaan terbaru juga menunjukkan bahwa petani masih menghadapi rantai distribusi yang panjang dan keterbatasan dalam menentukan harga hasil produksinya.

Nelayan menghadapi risiko tinggi di laut. Pelaku usaha kecil berhadapan dengan keterbatasan modal dan akses pasar. Sementara anak-anak muda tidak sedikit yang memilih meninggalkan kampung halaman karena mencari kesempatan kerja yang dianggap lebih menjanjikan di luar daerah.

Baca Juga :  Kabar Baik, RSUD Moh Anwar Sumenep Kini Hadirkan Dokter Spesialis THT Baru

Maka pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah Merah Putih berkibar. Pertanyaannya adalah: apakah kemerdekaan itu benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari rakyat?.

Madura Kaya Potensi, tetapi Nilai Tambah Harus Kembali kepada Rakyat

Baca Juga :  Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Madura bukan daerah tanpa sumber daya. Tembakau, garam, perikanan, pertanian, pariwisata hingga sumber daya energi merupakan potensi ekonomi yang dapat menjadi modal besar pembangunan. Persoalannya, bagaimana potensi tersebut dikelola dan siapa yang menikmati nilai tambahnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fauzi AS

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas
Pemkab Sumenep Klaim Mutasi Berbasis TPK, Kompetensi Idham Halil Masih Dipertanyakan
Dari Perdagangan ke RSUD, AWDI Sumenep Pertanyakan Kompetensi Idham Halil

Related News

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 10:34 WIB

Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan

Selasa, 29 September 2026 - 10:26 WIB

Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Latest News

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi AS ingatkan pentingnya kedaulatan AI sebagai kedaulatan negara. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]

Kopini

Jangan Biarkan Indonesia Dijajah Algoritma Asing

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:38 WIB