Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

- Editorial Team

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Semua itu harus dilakukan secara demokratis, damai dan konstitusional. Tidak perlu romantisme perjuangan yang berlebihan. Yang diperlukan adalah kesadaran baru bahwa potensi daerah harus dikonversi menjadi kesejahteraan rakyat.

Sebab persoalan Madura bukan semata-mata kekurangan sumber daya. Justru pertanyaan besarnya adalah bagaimana sumber daya tersebut dikelola agar memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada masyarakat.

Jangan sampai kekayaan daerah hanya tercatat dalam statistik, sementara kemiskinan tetap dirasakan di rumah-rumah rakyat.

Kemerdekaan Harus Terasa di Perut Rakyat

Pada 17 Agustus ini, mari kita kembali melihat Merah Putih. Kita hormati perjuangan para pendiri bangsa. Kita rayakan kemerdekaan dengan penuh rasa syukur.

Tetapi setelah upacara selesai, pertanyaan penting tetap harus diajukan:

  1. Apakah rakyat sudah merasakan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Apakah petani memperoleh harga yang layak?
  3. Apakah nelayan mendapatkan perlindungan?
  4. Apakah anak muda memiliki pekerjaan dan masa depan di daerahnya sendiri?
  5. Apakah pendidikan dan pelayanan publik benar-benar dapat diakses secara adil?
  6. Apakah kekayaan alam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat?
  7. Dan apakah rakyat memiliki ruang yang cukup untuk menentukan arah pembangunan daerahnya?

Sebab kemerdekaan tidak boleh berhenti di tiang bendera. Kemerdekaan harus turun ke sawah, pergi ke laut, masuk ke pasar, hadir di sekolah, bekerja di kantor pelayanan publik, dan yang paling penting: terasa di meja makan rakyat.

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Seret Petinggi YPS dan PWPS ke Ranah Hukum

Merah Putih boleh berkibar tinggi. Tetapi jangan sampai rakyat justru merasa kesejahteraan mereka tertinggal jauh di bawahnya. Merdeka di tiang bendera, kapan benar-benar merdeka di perut rakyat?.

Facebook Comments Box

Penulis : Fauzi AS

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan
Camat Dilantik Sertifikat Menyusul, Jangan Balik Logika Syarat Jabatan
Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan
Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul
Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian
Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas
Pemkab Sumenep Klaim Mutasi Berbasis TPK, Kompetensi Idham Halil Masih Dipertanyakan
Dari Perdagangan ke RSUD, AWDI Sumenep Pertanyakan Kompetensi Idham Halil

Related News

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bupati Sumenep Langgar SKJ yang Dibuat Sendiri? Pengangkatan Kabid SDK Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 10:34 WIB

Pemerhati Birokrasi Sumenep Pertanyakan Pengangkatan Camat yang Belum Penuhi Kompetensi Pemerintahan

Selasa, 29 September 2026 - 10:26 WIB

Pemkab Sumenep Klaim Pengangkatan Camat Berdasarkan Rekomendasi BKN, Sertifikasi Kepamongprajaan Menyusul

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Empat Desa Ajukan Lahan KDMP ke PT Garam, Berbulan-bulan Belum Ada Kepastian

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Klaim Berbasis TPK, Bupati Sumenep Mutasi Sekcam Bluto Menjelang Purna Tugas

Latest News

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi AS ingatkan pentingnya kedaulatan AI sebagai kedaulatan negara. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]

Kopini

Jangan Biarkan Indonesia Dijajah Algoritma Asing

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:38 WIB